Wonderful Indonesia
 
Selasa, 06 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

150 Personel dan 3 Alat Berat Bakal Berantas Warung Remang

 
 
Tim terpadu akan menertibkan lokasi prostitusi. Tampak salah satu lokasi yang diindikasikan menjadi tempat prostitusi terselubung di Jalan A Yani, Pangkalan Bun. BORNEONEWS/KOKO SULISTYO

Tim terpadu akan menertibkan lokasi prostitusi. Tampak salah satu lokasi yang diindikasikan menjadi tempat prostitusi terselubung di Jalan A Yani, Pangkalan Bun. BORNEONEWS/KOKO SULISTYO

BorneoNews

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyal 150 personel TNI-Polri dan tiga alat berat akan dikerahkan dalam penertiban lokasi prostitusi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Jumlah itu di luar personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP, SKPD yang terkait serta ormas pemuda dan ormas islam.(1/6/2016).

"150 personil dan tiga alat berat akan kita kerahkan dalam operasi penertiban lokasi prostitusi, jumlah tersebut di luar Satpol dan SKPD serta ormas," ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Gusti M. Nur Aini,  saat rapat evaluasi penertiban lokasi prostitusi di Aula Dinsos, Jumat (20/5/2016).

Menurut Aini, untuk Kabupaten Kotawaringin Barat ada tiga titik yang bakal menjadi sasaran, yakni di Desa Pasir Panjang (Dukuh Mola), Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng, dan di Kecamatan Pangkalan Lada, Desa Purbasari.

"Termasuk sedikit di Kecamatan Arsel yakni Jalan A. Yani Simpang Kodok," ungkap dia.

Sebelum pelaksanaan penertiban dilaksanakan tim terpadu akan melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang akan menjadi sasaran. Pemetaan dipandang perlu dilakukan guna mengantisipasi salahnya sasaran eksekusi pembongkaran yang dilaksanakan.

"Selasa, 24 Mei ini akan kita lakukan evaluasi lapangan untuk menentukan titik eksekusi," tegas Aini.

Ia juga mengatakan, titik-titik baru yang informasinya masuk ke tim terpadu yakni di Desa Sumber Agung juga akan dilakukan pemetaan. 

" Kita juga mendapatkan informasi bahwa di Sumber Agung ada indikasi praktek prostitusi, kita akan koordinasikan dengan camat untuk memanggil mereka ke Kecamatan Pangkalan Lada untuk diberikan sosialisasi," pungkas Aini. 

Aini menegaskan, titik utama pelaksanaan eksekusi akan diprioritaskan di Jalan A.Yani, Simpang Kodok, baru titik-titik berikutnya akan dilakukan secara bertahap. (KOKO SULISTYO/m)

 

BERITA POPULER

Pencurian

Kecelakaan Maut

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut

Penganiayaan

Kecelakaan Maut

Pencurian

Kecelakaan maut

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top