Wonderful Indonesia
 
Sabtu, 03 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Program 1 Desa 1 PAUD Terus Diupayakan

 
 
Kegiatan belajar mengajar di salah satu PAUD di Kabupaten Mururng Raya. BORNEONEWS/SUPRI ADI

Kegiatan belajar mengajar di salah satu PAUD di Kabupaten Mururng Raya. BORNEONEWS/SUPRI ADI

BorneoNews

BORNEONEWS, Murung Raya -  Masih belum meratanya fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Murung Raya (Mura), terutama didaerah pedesaan, membuat program 1 Desa 1 PAUD terasa sulit diwujudkan dalam waktu dekat.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Mura, Lynda Kristian emengatakan, tentunya program 1 Desa 1 PAUD tersebut akan terus diupayakan terwujud dengan cara terus berkoordinasi dengan pihak terkait.

Lynda menjelaskan, saat ini jumlah PAUD di Kabupaten Mura lebih dari seratus unit. Namun persebarannya hanya berada di daerah ibu kota kecamatan maupun di desa yang letaknya dekat dengan ibu kota kecamatan.

“Tentu hal ini akan terus kita upayakan agar PAUD bisa ada di setiap desa. Blla dipikirkan melalui program 1 Miliar 1 Desa yang dikucurkan setiap tahun, hal ini mungkin akan bisa terwujud segera,” ungkap Lynda yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Kabupaten Mura ini, baru-baru ini.

Menurut Lynda, saat kebanyakan desa menggunakan anggaran Rp1 miliar 1 desa kecenderungan hanya untuk membiayai pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, air bersih, maupun listrik. Sedangkan untuk fasilitas pendidikan seperti PAUD hampir tidak ada.

”Kebanyakan desa belum bisa memahami karena hampir sepenuhnya dana dari berbagai program larinya ke fisik. Padahal dari sisi pendidikan juga penting. Makanya itu yang harus disampaikan kepada kepala desa maupun camat karena dalam anggran 1 desa 1 milyar bisa juga untuk mendirikan PAUD,” tambah Lynda.

Tidak hanya PAUD, menurut Lynda, pelayanan Keluarga Berencana (PKB) juga perlu ada di setiap desa. Sebab hal ini juga penting karena pelayanan KB juga jarang dilaksanakan di desa, terutama yang letaknya jauh dari jangkauan.

Lynda mengaku, dirinya sebagai bunda PAUD tidak bisa bekerja sendiri dan harus kerja kroyokan serta adanya penggagaran khusus untuk pembangunan PAUD. (SUPRI ADI/m)

 

BERITA POPULER

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top