Wonderful Indonesia
 
Selasa, 06 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Ayah Ini Mengaku Sudah Perkosa Anaknya Ratusan Kali

 
 
Misran, 40, pelaku pemerkosaan terhadap anak kandungnya didampingi dua anggota Polsek Pangkalan Banteng. BORNEONEWS/CECEP HERDI

Misran, 40, pelaku pemerkosaan terhadap anak kandungnya didampingi dua anggota Polsek Pangkalan Banteng. BORNEONEWS/CECEP HERDI

BorneoNews

BORNEONEWS, Pangkalan Banteng - Misran bin Kato Basri, 40, mengakui sudah ratusan kali memperkosa anak perempuannya yang berusia 15, sejak delapan tahun silam.

Akibat seringnya perbuatan tercela itu ia lakukan, warga Desa Karang Mulya RT 13 Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotwaringin Barat ini pun sudah tak ingat lagi berapa kali ia memperkosa anak kandungnya. Bahkan hingga sang anak memiliki suami dua bulan lalu, Misran mengaku masih menyetubuhi anaknya sebanyak dua kali. Namun Misran membantah jika perbuatannya itu membuat sang anak hamil tujuh bulan. 

"Iya saya melakukannya (menyetubuhi, Red), saya khilaf. Tetapi kalau hamil itu sama suaminya," ungkap Misran sambil tertunduk malu di Mapolsek Pangkalan Banteng, Minggu (22/5/2016)

Misran menuturkan, perbuatan bejat itu karena dorongan hawa nafsu dan tergiur kemolekan tubuh anak kandungnya. Saat ia akan menyetubuhi sang anak, ia tak berpikir panjang. Aksinya itu sering ia lakukan ketika sang anak tengah dalam keadaan tertidur. 

"Saya bangunkan, terus pertama saya pakai tangan untuk memgang kemaluannya. Terus ya saya lakukan itu (perkosa, Red)," katanya.

Ia juga mengaku, setiap akan menyetubuhi korban, ia selalu mengancamnya supaya tidak berontak. Karena di bawah ancaman, sang anak pun yang pasrah. 

"Malam hari atau dini hari kalau sudah pada tidur, saya datangi kamar anak saya," akunya

Kapolsek Pangkalan Banteng Ipda Imam Sahrofi melalui penyidik pembantu Aiptu Hendrik Purnomo menerangkan, tersangka kini sudah ditetapkan tersangka dan siap pidana atas perbuatan yang dilakukannya.

"Sudah menjadi tersangka. Pelaku sudah mengakui semua perbuatannya," kata Aiptu Hendrik di Mapolsek Pangkalan Banteng.

Tersangka pun kini mendekam di dalam sel tahanan Mapolsek Pangkalan Banteng. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal perlindungan anak di bawah umur dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun. (CECEP HERDI/m)

 

BERITA POPULER

Pencurian

Kecelakaan Maut

Kecelakaan Lalu Lintas

Penganiayaan

Kecelakaan Maut

Pencurian

Pencurian Kendaraan Bermotor

Kecelakaan Maut

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top