Wonderful Indonesia
 
Selasa, 06 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Bocah 6 Tahun Tewas Tenggelam karena Terpeleset Saat Mandi di Lanting

 
 
ILUSTRASI.

ILUSTRASI.

BorneoNews

BORNEONES, Sampit - Bonjol Hariadi, 6, warga Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tewas tenggelam di Sungai Cempaga, setelah terpeleset di lanting tempat dia mandi, Minggu (22/5/2016). 

Korban yang merupakan anak dari Misran itu tidak bisa berenang. Ia diperkirakan tenggelam sekitar pukul 06.30 WIB. Namun jasadnya baru ditemukan sekitar pukul 08.45 WIB. 

“Saat ditemukan kondisi korban sudah tidak bernyawa dan mengapung di Sungai Cempaga tersebut,” ujar Kapolres Kotim AKBP hendra Wirawan melalui Kapolsek Cempaga Hulu Iptu I Gede Suamaryasa, Minggu (22/5/2016). 

Informasi yang dihimpun Borneonews, tenggelamnya korban bermula ketika dia hendak mandi di lanting Sungai Cempaga. Namun ia hanya pergi sendirian, tanpa ditemani oleh orangtuanya. Bahkan warga sekitar juga sedang tidak ada yang mandi di lanting tersebut. 

Setelah itu, korban tak kunjung pulang ke rumah hingga pukul 08.00 WIB. Ini membuat orangtuanya kebingungan, dan melakukan pencarian dengan bertanya-tanya kepada warga sekitar. Namun dari pengakuan masyarakat, mereka tidak melihat Bonjol. Sang ayah pun kebingungan, tetapi dia terus mencarinya dengan dibantu sejumlah warga lainnya. 

Hingga sejitar pukul 8.30 dia baru sadar bahwa sebelum pergi sang anak meminta izin untuk mandi di lanting. Sehingga Misran langsung berlari mendatangi lanting tempat biasanya sang anak mandi. Di tempat itu, ia melihat ada sandal yang digunakan oleh Bonjol. Ia dan teman-teman langsung melakukan pencarian dengan menyelam menggunakan peralatan seadanya. 

Penmcarian itu rupanya membuahkan hasil. Sekitar pukul 08.45 mereka menemukan jasad korban yang sudah mengapung di Sungai Cempaga yang lebarnya sekitar 70 meter tersebut. 

“Setelah ditemukan, kami langsung melakukan evakuasi, dan membawa jenazah ke rumahnya,” ungkap Gede. 

Namun ketika hendak divisum, sang ayah langsung menolaknya. Hal itu terjadi karena dirinya sudah sangat yakin bahwa sang anak murni tewas karena tenggelam. (M HAMIM/m)  

 

BERITA POPULER

Pencurian

Kecelakaan Maut

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut

Penganiayaan

Kecelakaan Maut

Pencurian

Kecelakaan maut

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top