Wonderful Indonesia
 
Sabtu, 10 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Tanaman Hias di Sampit Jadi Sasaran Pencuri

 
 
Kawasan wisata kota Ikon Ikan Jelawat di Kota Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dihiasi tanaman hias di sekitarnya. Tanaman hias di median jalan, kawasan wisata kota, dan bundaran banyak yang hilang dan rusak. BORNEO/M. RIFQI

Kawasan wisata kota Ikon Ikan Jelawat di Kota Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dihiasi tanaman hias di sekitarnya. Tanaman hias di median jalan, kawasan wisata kota, dan bundaran banyak yang hilang dan rusak. BORNEO/M. RIFQI

BorneoNews

BORNEONEWS, Sampit - Bunga di median jalan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, banyak yang hilang akibat aksi pencurian yang belakangan semakin marak. Dinas Pertamanan Tata Kota dan Kebersihan  Kotim merisaukan banyaknya tanaman hias yang dikembangkan di median jalan rusak ataupun dicuri.

Kepala Dispertasih Kotim Juanda, mengatakan pihaknya sering mendapati tanaman hias di median jalan, taman kota, dan bundaran yang hilang dicuri maupun dirusak orang tak dikenal. Adapun tanaman hias yang banyak dicuri, seperti jenis bunga mawar, anggrek, dan jenis tanaman hias lainnya.

“Tanaman hias yang banyak dicuri paling banyak ditemukan di kawasan Bundaran Belanga, Jalan Jenderal Sudirman Sampit,” kata dia, Senin (23/5/2016).

Selain dicuri, sambung Juanda, sebagian kecil tanaman hias di median jalan dan bundaran diduga juga ikut dirusak kalangan remaja yang kerap nongkrong di taman. Biasanya, perusak tanaman adalah remaja nakal yang habis balapan liar atau mabuk juga pengunjung bundaran yang tidak bertanggungjawab menjaga keindahan taman.

“Kami menyayangkan banyaknya tanaman hias tersebut banyak yang hilang dan rusak, padahal tujuannya tak lain untuk menciptakan keindahan kota,” ujar dia.

Meskipun banyak tanaman hias yang hilang dan rusak, Juanda menyatakan pihaknya akan tetap mengganti tanaman tersebut dengan tanaman sejenis, karena terbukti sudah mempercantik kota. Dispertasih juga berencana memasang closed circuit television (CCTV) di beberapa titik, seperti taman kota, ikon ikan jelawat, dan Bundaran Belanga. Tujuannya, memudahkan pengawasan serta mengidentifikasi perusakan dan pencurian tanaman hias. (RF/N).

 

BERITA POPULER

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top