Wonderful Indonesia
 
Selasa, 06 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Jelang Ramadan Prostitusi Terselubung di Pangkalan Bun Park Harus Dihentikan

 
 
Pangkalan Bun Park di Jalan HM Rafii, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Wakil Ketua II DPRD Kobar, Ahmadi Riansyah, Senin (23/5/2016) meminta kawasan wisata itu dibersihkan dari praktik prostitusi di malam hari. BORNEO/DOK

Pangkalan Bun Park di Jalan HM Rafii, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Wakil Ketua II DPRD Kobar, Ahmadi Riansyah, Senin (23/5/2016) meminta kawasan wisata itu dibersihkan dari praktik prostitusi di malam hari. BORNEO/DOK

BorneoNews

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Menjelang Ramadan, segala aktivitas prostitusi liar dan terselubung di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) diharapkan dihentikan. Bukan hanya yang marak beraktivitas di lokalisasi prostitusi liar. Namun juga yang secara terselubung. Salah satunya seperti belakangan marak terjadi di Pangkalan Bun Park.

Wakil Ketua II DPRD Kobar, Ahmadi Riansyah mengatakan, berdasarkan laporan dan hasil pantauan di lapangan, aktivitas prostitusi terselubung di areal Pangkalan Bun Park, beberapa bulan terakhir kembali marak. Khususnya di malam hari. Menurut Ahmadi, penyakit masyarakat yang berjalan secara sembunyi-sembunyi di Pangkalan Bun Park itu seharusnya lebih mendapat perhatian, ketimbang prostitusi liar di lokalisasi liar Simpang Kodok.

"Jangan hanya yang di Simpang Kodok saja yang ditutup. Tapi yang di tempat lain, terlebih yang terselubung di Pangkalan Bun Park itu juga harus ditertibkan. Karena belakangan ini semakin marak. Apalagi tengah malam," ujar Ahmadi Riansyah, Senin (23/5/2016).

Demi mengantisipasi maraknya aktivitas prostitusi terselubung, lanjut Ahmadi, areal Pangkalan Bun Park nantinya juga harus segera dilengkapi sarana penerangan. Sebab, dari laporan dan pantauan di lapangan, aktivitas prostitusi terselebung di Pangkalan Bun Park biasanya dilakukan di areal yang gelap atau tak tersedia sarana penerangan.

Tak hanya sarana penerangan, jam malam yang sebelumnya sempat diberlakukan kepada para pedagang atau pengelola kafe di Pangkalan Bun Park, juga harus diterapkan kembali. "Di masa sidang ini rencananya kita juga akan membahas pengelolaan dan rencana program pembangunan di Pangkalan Bun Park dengan pihak eksekutif." (RD/N)

 

BERITA POPULER

Pencurian

Kecelakaan Maut

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut

Penganiayaan

Kecelakaan Maut

Pencurian

Kecelakaan maut

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top