Wonderful Indonesia
 
Sabtu, 03 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Truk Amblas Bikin Macet Pertigaan Jalan DI Panjaitan-Pelita

 
 
Kondisi truk saat amblas di pertigaan Jalan DI Panjaitan-Pelita, ketika barang bawaannya dipindahkan ke truk puso lainnya, sebelum dievakuasi, Selasa (24/5/2016). BORNEONEWS/M. HAMIM

Kondisi truk saat amblas di pertigaan Jalan DI Panjaitan-Pelita, ketika barang bawaannya dipindahkan ke truk puso lainnya, sebelum dievakuasi, Selasa (24/5/2016). BORNEONEWS/M. HAMIM

BorneoNews

BORNEONEWS, Sampit - Amblasnya truk L 9913 UN yang dikendarai Hari Kurniawan di pertigaan Jalan DI Panjaitan - Pelita membuat lalu lintas macet parah, Selasa (24/5/2016). Besarnya badan truk tersebut hampir menutup jalan raya, dan hanya bisa dilintasi sebuah mobil.

Masyarakat harus bersabar, karena bergantian agar tidak terjadi kemacetan panjang atau bahkan bertabrakan dengan pengendara lainnya. Polisi yang datang ketempat itu juga sempat geram, karena evakuasi oleh sang sopir sangat lamban. Apalagi sejak terperosok sekitar pukul 10.00 WIB, hingga pukul 15.00 WIB, truk itu belum juga berubah tempat, dan masih menghalangi arus dari Jalan DI Panjaitan, Sampit.

“Sudah cukup lama terperosoknya, bahkan sudah hampir 5 jam ini. Namun evakuasinya belum juga selesai, katanya masih memindahkan barang dalam truk ke truk lainnya,” ujar Latif, salah satu warga yang tinggal di sekitar tempat tersebut, Selasa (24/5/2016).

Truk berbadan besar tersebut mengangkut telur dan juga besi plat yang beratnya sekitar delapan ton. Barang tersebut dibawa dari Pelabuhan Sampit, menujur toko sembako Mekar Sari, tepat di belakang amblasnya truk itu.

Amblasnya truk tersebut ketika sang sopir hendak memarkirkan di depan toko sembako tersebut. Namun karena badan truk sangat besar, dan kondisi jalan yang cukup padat membuat sang sopir kesusahan. Saat hendak mundur, ban belakang kiri truk ambalas, sehingga tidak bisa jalan maju ke depan ataupun mundur.

Upaya evakuasi dengan cara menarik truk puso itu juga tidak berhasil, sehingga mereka terpaksa membongkar muatan lebih dulu. Namun lamanya evakuasi membuat polisi lalau lintas geram, sempat ada adu mulut antara sang sopir dan polisi. Tetapi hal itu tidak berlangsung lama, dan aparat langsung menilang truk tersebut.

Sementara sang sopir Hari mengakui kesalahannya, karena saat parkir kurang fokus. “Saat saya hendak parkir, tidak melihat ban belakang kiri lepas dari medan jembatan antara jalan ke toko tersbeut. Sehingga langsung amblas,” ungkap Hari. (M. HAMIM/N).

 

BERITA POPULER

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top