Wonderful Indonesia
 
Selasa, 06 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Kotim Perlihatkan Diri Sebagai Daerah Swasembada Beras

 
 
Bupati Kotim Supian Hadi (tengah) didampingi Wakil Bupati M taufiq Mukri beserta jajaran saat panen raya di Desa Perebok Kecamatan Teluk sampit, Selasa (24/5/2016). BORNEO/RAFIUDIN

Bupati Kotim Supian Hadi (tengah) didampingi Wakil Bupati M taufiq Mukri beserta jajaran saat panen raya di Desa Perebok Kecamatan Teluk sampit, Selasa (24/5/2016). BORNEO/RAFIUDIN

BorneoNews

“Kalau kita perhatikan hasil pertanian luar biasa, khususnya padi yang dihasilkan oleh kelompok tani di wilayah selatan. Kita yakin Kotim mampu mewujudkan swasembada beras pada 2017 mendatang,” kata Bupati Kotim Supian Hadi saat menghadiri panen raya padi di Desa Parebok, Kecamatan Teluk Sampit, Selasa (24/5/2016).

Pemerintah Kotim terus menggenjot produksi pertanian di daerah itu. Percetakan sawah baru hamper dilakukan disemua kecamatan. Namun luasan lahan yang paling banyak adalah di wilayah selatan. Dimana wilayah selatan memang sudah ditetapkan sebagai daerah sentra pertanian padi.

Supian Hadi mengaku bangga atas jerih payah para petani, pejuang pangan yang bekerja keras menanam padi guna meningkatkan produksi beras di daerah itu. Bahkan dirinya menegaskan, pada 2017 mendatang Kotawaringin Timur akan mampu mencapai swasambada beras, sehingga kedepannya Kotim tidak akan lagi mendatangkan beras dari daerah luar.

“Kami akan terus mendorong petani dengan memberikan bantuan alat pertanian, pencetakan sawah untuk meningkatkan produksi beras. Untuk mencapai target ini, kami minta  para petani agar mampu menaikkan produksi padi,” harapnya.

Bupati dua periode ini mengaku, bahwa pada kepemimpinannya periode pertama, Kotim masih banyak mengalami kekurangan beras. Bahkan pada masa akhir jabatannya pada 2015, Kotim masih kekurangan 18.000 ton beras.

Namun seiring dengan banyaknya para kelompok tani melakukan perluasan lahan pertanian dan menghasilkan produksi beras, pada 2016 ini, Kotawaringin Timur hanya mengalami kekurangan 4.500 ton beras.

“Saya yakin meningkatnya jumlah panen padi yang dihasilkan kelompok-kelompol tani ini, pada tahun 2017 Kotim akan mencapai swasambada beras. Pada tahun 2018 kita mampu surplus beras, dan pada tahun  2019 Kotim akan mampu mengirim beras untuk bisa memenuhi kebutuhan beras di kabupaten-kabupaten lain di Kalimantan Tengah,” katanya.

Terkait apa yang menjadi sasaran dan kebutuhan petani, nanti melalui Dinas pertanian peternakan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan akan diwujudukan. Selain itu, pihaknya juga akan memperjuang kebutuhan petani melalui pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk dapat membantu semua kebutuhan yang diperlukan. (FI/*)

 

BERITA POPULER

Pencurian

Kecelakaan Maut

Kecelakaan Lalu Lintas

Penganiayaan

Kecelakaan Maut

Pencurian

Pencurian Kendaraan Bermotor

Kecelakaan maut

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top