Wonderful Indonesia
 
Jumat, 09 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Perlu Proses Agar Air Sungai Barito Layak Jadi Bahan Baku PDAM

 
 
Aliran Sungai Barito di Kabupaten Murung Raya. BORNEONEWS/SUPRI ADI

Aliran Sungai Barito di Kabupaten Murung Raya. BORNEONEWS/SUPRI ADI

BorneoNews

BORNEONEWS, Muara Teweh - Rencana Pemerintah Daerah (Pemda) Murung Raya (Mura) menambah sarana Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang bahan baku airnya bersumber dari Sungai Barito perlu proses panjang.

Selain memerlukan biaya yang tidak sedikit dalam membangun, juga diharapkan proses pengolahan air Sungai Barito yang layak digunakan harus juga menjadi perhatian. Karena seperti diketahui Sungai Barito menjadi lokasi berbagai kegiatan masyarakat, baik sisa tambang maupun limbah rumah tangga.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Mura, Sarwo Mintarjo mengatakan rencana pihak PDAM mengambil air Sungai Barito sebagai bahan baku untuk didistribusikan ke warga tidak menjadi masalah, asal memenuhi persyaratan.

"Tidak menjadi masalah menggunakan Sungai Barito untuk bahan baku PDAM sepanjang output (air) yang dihasilkan memenuhi standar kualitas mutu sebagai air bersih dan bukan untuk diminum," katanya, Rabu (25/5/2016).

Sarwo merekomendasikan kepada pihak PDAM dalam mengolah air Sungai Barito tersebut perlu melalui berbagi tahapan sehingga layak digunakan masyarakat untuk digunakan sehari-hari. Tahapan pengolahan berguna agar zat berbahaya yang terkandung dalam Sungai Barito bisa dipisahkan dan konsumen aman menggunakannya.

"Untuk pengecekan Sungai Barito, tahun 2016 sudah empat kali dilakukan pemeriksaan oleh BLH Provinsi dan hasilnya belum dikirimkan ke BLH kabupaten," ungkapnya. (SUPRI ADI/N).

 

BERITA POPULER

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top