Wonderful Indonesia
 
Jumat, 09 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Rumah Ibadah di Sukamara Digelontor Hibah Rp925 Juta

 
 
Gelontoran anggaran untuk tempat ibadah di Kabupaten Sukamara melalui dana hibah tahun ini mengalami peningkatan. BORNEONEWS/NORHASANAH

Gelontoran anggaran untuk tempat ibadah di Kabupaten Sukamara melalui dana hibah tahun ini mengalami peningkatan. BORNEONEWS/NORHASANAH

BorneoNews

BORNEONEWS,Sukamara – Banyaknya permohonan bantuan yang disampaikan kepada pemerintah daerah Kabupaten Sukamara melalui Bagian Kesra membuat besaran anggaran yang digelontorkan tahun 2016 ini juga meningkat yakni sebesar Rp 925 Juta atau naik sekitar 55 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 420 juta.

Kepala Sub Bagian Kesra Setda Sukamara, Ambran Jukhaini mengatakan adanya penambahan anggaran untuk bantuan hibah tersebut menyesuaikan dengan permohonan yang masuk dari panitia pembangunan ataupun pengurus tempat ibadah.

“Tahun ini ada sebanyak 35 tempat ibadah yang akan menerima bantuan hibah. Jumlah tersebut juga meningkat kalau dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah sebanyak 26 tempat ibadah,” kata Ambran, Selasa (24/05).

Menurutnya, besaran bantuan yang diterima masing-masing tempat ibadah tidak sama yakni berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 15 Juta untuk satu tempat ibadah baik untuk tempat ibadah seperti masjid, gereja dan tempat ibadah lainnya yang menyampaikan permohonan bantuan.

“Namun ada juga sebagian rumah ibadah yang mendapatkan bantuan hibah dengan jumlah yang lumayan besar seperti bantuan untuk Gereja Agung Maranata Jemaat GKE Sukamara yang mendapat Rp 325 Juta untuk pembangunan lanjutan,” urai Ambran.

Selain beberapa tempat ibadah yang cukup besar mendapatkan bantuan hibah seperti Masjid Besar Al-Aqsha di Kelurahan Mendawai Kecamatan Sukamara untuk penyempurnaan sekitar Rp 100 Juta.Bantuan untuk Masjid Babul Salam Desa Natai Sedawak, Ponpes Tahfizd Al-Quran Darul Makmur yang masing-masing mendapat hibah sebesar Rp 50 Juta.

“Dan juga ada beberapa masjid di Kecamatan Balai Riam dan Jelai yang juga mendapatkan hibah sebesar Rp 50 Juta,” katanya.

Meningkatnya jumlah rumah ibadah yang mendapat bantuan tahun ini mengingat sosialisasi kepada masyarakat dalam proses prosedur pengajuan bantuan juga cukup gencar dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Kita sudah beri sosialisasi ke seluruh rumah ibadah untuk segera membuat proposal, karena peraturannya berbeda dengan tahun lalu dimana proposal bisa menyusul. Karena itu tahun ini banyak rumah ibadah yang mendapat bantuan,” ujar Ambran. (NORHASANAH/*)

 

BERITA POPULER

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top