Wonderful Indonesia
 
Selasa, 06 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Murung Keramat Bentuk Komunitas Antinarkoba

 
 
Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar sosialisasi bagi tim juri/seleksi kegiatan pengembangan sistem penghargaan dan perlindungan tenaga pendidik dan kependidikan (PTK) 2016. BORNEONEWS/PPOST/DEWI

Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar sosialisasi bagi tim juri/seleksi kegiatan pengembangan sistem penghargaan dan perlindungan tenaga pendidik dan kependidikan (PTK) 2016. BORNEONEWS/PPOST/DEWI

BorneoNews

BORNEONEWS, Kapuas - Kelurahan Murung Keramat bentuk komunitas antinarkoba, diketuai Suriansyah, Wakil Ketua Abdul Hakim, Sekretaris A Syarifudin dan Bendahara Ece Rupelit. Pengukuhuan dilakukan oleh Wakil Bupati Kapuas, H Muhajirin, yang juga Ketua BNK Kapuas, di Balai Pertemuan Kelurahan Murung Keramat.

“Murung Keramat, kelurahan yang pertama melakukan gerakan komunitas antinarkoba atas inisiatif sendiri dan tanpa bantuan perintah,” kata Ketua BNK Kapuas Muhajirin, saat menyampaikan sambutannya Rabu (25/5/2016).

Muhajirin mengimbau, Kelurahan dan Desa lain segera mengikuti gerakan Kelurahan Murung Keramat. Muhajirin menghimbau untuk selalu mengamankan lingkungan sekitar terutama Keluarga karena saat ini Indonesia sudah mengalami darurat narkoba. “Jangan sampai menunggu ada korban, baru bergerak.”

Septiyana, Lurah Murung Keramat menjelaskan,perang terhadap narkoba bukan hanya tugasn BNK tetapi semua pihak.Untuk memberantas narkoba di lingkungan masyarakat, sehingga masa depan generasi mudah bangsa bisa terlepas dari jeratan obat-obat terlarang.

Pengukuhan komunitas antinarkoba tersebut terdiri dari 32 orang sesuai Surat Keputusan Lurah Murung Keramat Nomor 09/KAN-KMK/V/20016 yang akan bertugas dari tahun 2016 sampai 2020.

"Ini  kesepakatan bersama dengan tokoh masyarakat untuk memerangi narkoba dengan dibentuk komunitas antinarkoba ini untuk menjaga anak-anak kita dari pengaruh akan obat-obatan terlarang yang semakin memprihatinkan," ungkapnya.

Kapolsek Selat, AKP Dedi Junaedi mengatakan, narkoba musuh bersama dalam menghadapi Indonesia darurat narkoba.Tanpa ada dukungan serta kerja sama  pihak kepolisian dan Masyarakat tentu sangat sulit memberantas narkoba. Polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada informasi dari warga masyarakat. Polisi tidak bisa bekerja sendiri. "Kita sangat harapkan kerja sama seluruh masyarakat baik dari tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh mudah untuk memberantas narkoba yang akan menghancurkan masa depan generasi muda kita." (DJEMMY NAPOLEON/N).


 

BERITA POPULER

Pencurian

Kecelakaan Maut

Kecelakaan Lalu Lintas

Penganiayaan

Kecelakaan Maut

Pencurian

Pencurian Kendaraan Bermotor

Kecelakaan Maut

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top