Wonderful Indonesia
 
Selasa, 06 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Tangkap Maling Ponsel di RRI, Kasus Lainnya Terbongkar

 
 
Muhammad Khairani, alias Hasan ditangkap atas kasus pencurian ponsel di kantor RRI, Jalan MH Thamrin, Palangka Raya. BORNEONEWS/BUDI YULIANTO

Muhammad Khairani, alias Hasan ditangkap atas kasus pencurian ponsel di kantor RRI, Jalan MH Thamrin, Palangka Raya. BORNEONEWS/BUDI YULIANTO

BorneoNews

BORNEONEWS, Palangka Raya - Aksi kejahatan Muhammad Khairani, alias Hasan, 23, akhirnya terbongkar. Warga Jalan Hiu Putih XIII, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya  ini ditangkap atas kasus pencurian ponsel di kantor RRI, Jalan MH Thamrin, Palangka Raya. Pada akhirnya terungkap kasus lain yakni pencurian sepeda pancal sebanyak lima TKP.

Bahkan tim Buru Sergap yang meringkusnya juga menggulung satu rekan Hasan bernama Yungki Pretama alias Yungki (24) warga Jalan Lintas Trans Kalimantan, Desa Tumbang Nusa, Kelurahan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau. Selain ponsel, barang bukti yang diamankan adalah dua sepeda pancal.

Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Erwin T H Situmorang mengatakan, Hasan ditangkap di Jalan Kinibalu, pada Selasa (24/5/2016) sekitar pukul 14.00 WIB. Sedangkan Yungki, digulung pada hari yang sama di Jalan Krakatau ketika sedang berjalan kaki pukul 17.00 WIB.

Kasat menuturkaan, Hasan mengambil ponsel Bambang Suprianto, di kantor RRI ketika karyawan itu sedang tertidur di kantor tersebut. Ponsel dalam posisi di-charge. Setelah tertangkap, Polisi menginterogasi, Hasan mengaku jika sebelumnya pernah mencuri di lima TKP bersama Yungki.

Polisi kemudian bergerak lalu meringkus Yungki. Dari hasil pengembangan, baru dua sepeda pancal yang disita. Sepeda itu diambil dari tangan seorang warga yang telah membelinya. Satu di antaranya diketahui milik Jang Eunha, alias Reina, 28, warga Jalan Bandeng III.

Dalam laporan Reina, pencurian itu terjadi pada 26 April 2016 sekitar pukul 01.00 WIB. Namun korban mengetahui pagi hari seusai bangun tidur. Sepeda merk Polygon yang mulanya diparkir di garasi rumah sudah raib.

Sementara itu, Hasan mengaku sepeda itu sudah dijual seharga Rp 1,7 juta. Uang hasil penjualan digunakan untuk keperluan sehari-hari. Sedangkan ponsel dipakai sendiri. (BUDI YULIANTO/m)

 

BERITA POPULER

Pencurian

Kecelakaan Maut

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut

Penganiayaan

Kecelakaan Maut

Pencurian

Kecelakaan maut

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top