Wonderful Indonesia
 
Jumat, 09 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Jenasah Ahmad Rafi Ditemukan Setelah 20 Jam Tenggelam di DAS Kapuas

 
 
Sekretaris Balakar 545 Rahmad bersma tim juga mendukung pencarian korban dan saat di evakwasi ke Kamar mayat dr Soemarno Sosro Admojho Kuala Kapuas.

Sekretaris Balakar 545 Rahmad bersma tim juga mendukung pencarian korban dan saat di evakwasi ke Kamar mayat dr Soemarno Sosro Admojho Kuala Kapuas.

BorneoNews

BORNEONEWS, Kapuas - Ahmad Rafi (22) akhirnya ditemukan mengapung tak bernyawa di  kawasan DAS Kapuas, Rabu (25/5/2016) padi, pukul 07.45. Sebelumnya, sekitar 20 jam korban tenggelam di sungai, di Desa Palingit, Handil Kabuli Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. 

"Penemuan korban yang mengapung di sungai, langsung dievakuasi oleh relawan, antara lain dari BPBD maupun Emergency 508 Kapuas, dibantu aparat Satpolair, " ungkap salah satu petugas Satpolair Polres Kapuas.

Sudah dilakukan pencarian sejak Selasa (24/5/20116) pagi, hingga menjelang malam. Jenasah korban ditemukan tidak memakai baju dan hanya memakai celana pendek warna cokelat kehitam-hitaman. Begitu ditemukan, korban, warga Handel Bangkirai RT07, Desa Sei Tatas Hilir Kecamatan Pulau Petak Kapuas, dibawa ke Ruang Instalasi Kamar Mayat RSUD dr H Soemarno Kuala Kapuas.

Menurut keterangan Iterson (47), ayah korban, melalui salah satu anggota Polsek Pulau Petak, ayah korban sangat terpukul atas kejadian itu. Apalagi korban selama ini pandai berenang dan dia tak mengira anaknya meninggal di sungai. "Kami tak menyangka anak saya meninggal akibat tenggelam,"katanya yang ditirukan petugas.

Keterangan saksi Sari, korban Ahmad Rafi beserta satu rekannya Husaini alias Usai (19) menggunakan kelotok kecil melintas menggunakan mesin alkol dengan kecepatan tinggi. Namun, di tengah-tengah sungai, kelotok ces yang digunakan mengalami kebocoran, karam dan temggelam.

"Sebelumnya dia mengantar saya menyeberang ke sungai. Namun sepulang mengantar saya untuk menuju ke kebun dengan maksud mencari burung, kelotoknya karam. Saya tak mengira kalau kelotok yang ditumpanggi dua teman kami justru tenggelam," kata Sari tampak sedih.

Setelah dilakukan visum, jenazah korban langsung dibawa pulang ke rumah duka. (DJEMMY NAPOLEON/N)

 

BERITA POPULER

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top