Wonderful Indonesia
 
Sabtu, 10 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Penambang Sempat Larang Wartawan Ambil Gambar

 
 
Seorang penambang menyerahkan pakaian loreng yang sebelumnya dipakai menambang kepada Perwira Penghubung Kodim 1015 Sampit di Kasongan Mayor Inf Mahsun Abadi. BORNEONEWS/ABDUL GOFUR

Seorang penambang menyerahkan pakaian loreng yang sebelumnya dipakai menambang kepada Perwira Penghubung Kodim 1015 Sampit di Kasongan Mayor Inf Mahsun Abadi. BORNEONEWS/ABDUL GOFUR

BorneoNews

BORNEONEWS, Kasongan - Kedatangan sejumlah anggota TNI dari Kodim 1015 Sampit di Kasongan Kabupaten Katingan ke lokasi tambang emas ilegal di Jalan Kereng Pangi - Baun Bango Km14 Lokasi Piket 41 Desa Tumbang Liting Kecamatan Katingan Hilir, Selasa (24/5) sore membuat sejumlah pekerja 'kaget'.

Bahkan saat wartawan mengeluarkan kamera, dan hendak membidikan ke salah satu obyek di lokasi penambangan emas ilegal itu, salah seorang pengawas lapangan bernama Rudi sempat melarang agar wartawan tidak mengambil gambar.

"Ini siapa, kok bawa kamera segala? Wartawan ya. Tolong jangan ambil fotonya," ujar Rudi.

Bahkan Rudi meminta dan bermohon kepada Perwira Penghubung 1015 Sampit di Kasongan, Mayor Inf Mahsun Abadi agar tidak memberitakan kegiatan mereka itu.

"Tolong, Pak. Saya mohon agar ini tidak dimasukkan ke koran," ujar Rudi memelas.

Menurut informasi yang diperoleh, lokasi yang digunakan warga menambang di lokasi tambang emas ilegal Jalan Kereng Pangi - Baun Bango Km14 Lokasi Piket 41 Desa Tumbang Liting Kecamatan Katingan Hilir ini adalah milik 'oknum' aparat.

Menurut pantauan di sekitar lokasi, ratusan lubang rata-rata lebar dan panjang 10X10 meter dengan ke dalaman kira-kira 10 meter terlihat sejauh mata memandang. 

Galian-galian itu selain ada yang sudah lama, juga terlihat ada galian baru. Penggalian lubang itu menggunakan alat berat. Setelah mencapai kedalaman tertentu, baru alat sedot dimasukkan ke dalam lubang untuk mengambil emasnya. (ABDUL GOFUR/m)

 

BERITA POPULER

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top