Wonderful Indonesia
 
Jumat, 09 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Pasukan Kuning Tetap Bekerja Normal Selama Bulan Ramadan

 
 
Petugas kebersihan mendorong gerobak untuk membersihkan seputaran jalan yang berada di Pasar Indra Sari Kampung Baru. Rabu Sore (25/5/2016) Petugas kebersihan kebersihan Sudah memulai aktivitasnya dari jam 3 sore sampai jam 6 malam. BORNEONEWS/ANDREANSYAH

Petugas kebersihan mendorong gerobak untuk membersihkan seputaran jalan yang berada di Pasar Indra Sari Kampung Baru. Rabu Sore (25/5/2016) Petugas kebersihan kebersihan Sudah memulai aktivitasnya dari jam 3 sore sampai jam 6 malam. BORNEONEWS/ANDREANSYAH

BorneoNews

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Aaktivitas kerja para petugas kebersihan, atau Pasukan Kuning, di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tetap akan berjalan normal seperti biasa selama bulan Ramadan 2016. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan bertambah berat. Sebab, volume atau produksi sampah selama Ramadan biasanya meningkat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kotawaringin Barat Agus Yuwono mengatakan, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, aktivitas dan kegiatan pembersihan lingkungan oleh para petugas kebersihan atau biasa disebut Pasukan Kuning selama ibadah puasa nanti tetap akan berjalan normal. Bagi Pasukan Kuning, kegiatan pembersihan lingkungan setiap hari adalah hal biasa.

"Jadi bagi mereka, puasa atau tidak, pekerjaan yang cukup berat bagi warga lain itu akan tetap mereka kerjakan. Selain itu, kalau mereka tidak bekerja, mereka tidak mendapat penghasilan. Soalnya mereka itu dibayar kalau mereka bekerja saja. Sistem pembayaranya secara harian," terang Agus Yuwono, Rabu (25/5/2016).

Kemudian, lanjut Agus Yuwono, selama bulan puasa produksi sampah di perkotaan Pangkalan Bun biasanya juga meningkat drastis, dari hari-hari biasanya. Sebab, selama bulan puasa biasanya akan banyak pedagang makanan yang berjualan di beberapa tempat. Bahkan menjelang berbuka puasa atau sore hari, biasanya juga akan banyak warga yang beraktivitas di luar rumah dan berpotensi menghasilkan sampah.

"Malah selama puasa itu produksi sampah di wilayah perkotaan itu meningkat. Mungkin karena biasanya kalau sore atau malam hari, banyak anak-anak muda yang nongkrong atau ngabuburit dipinggir jalan. Kalau Pasukan Kuning diliburkan, siapa yang membersihkan sampah-sampah itu. Jadi kemungkinan pekerjaan kebersihan yang dilakukan nanti juga tambah berat," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya. Kerja keras Pasukan Kuning dalam raihan Penghargaan Adipura Ke-9 Tahun 2015 lalu, mendapat apresiasi dari pemerintah daerah, yakni dalam bentuk bonus dan tambahan bayaran sebesar Rp10 ribu per hari kepada para Pasukan Kuning.

Sejauh ini, Pasukan Kuning yang direkrut atau dipekerjakan oleh pemerintah daerah berjumlah sekitar 350 orang. Baik untuk menyapu jalan, mengangkut sampah maupun membersihkan parit dan lain sebagainya. Dengan bayaran per hari sekitar Rp50 ribu hingga Rp55 ribu. (RADEN ARYO/m)

 

BERITA POPULER

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top