Wonderful Indonesia
 
Sabtu, 03 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Tilang Lebih Didominasi Pengendara Tanpa SIM

 
 
Satlantas Polres Sukamara saat melaksanakan Operasi Patuh Telabang 2016 di Jalan Tjilik Riwut. BORNEONEWS/NORHASANAH

Satlantas Polres Sukamara saat melaksanakan Operasi Patuh Telabang 2016 di Jalan Tjilik Riwut. BORNEONEWS/NORHASANAH

BorneoNews

BORNEONEWS, Sukamara – Operasi Patuh Telabang 2016, pihak Polres Sukamara sudah mengeluarkan 56 tilang dari 73 pelanggaran yang dilakukan pengendara saat razia penertiban. Kebanyakan yang terjaring dan dikenakan tilang adalah pengendara tanpa SIM.

‘Pengendara yang terkena tilang didominasi pelanggaran tidak membawa atau memiliki  SIM, tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan juga pelanggaran terhadap rambu lalulintas dan berpotensi mengakibatkan terjadinya kecelakaan,” kata Kapolres Sukamara, AKBP Rade Mangaraja Sinambela melalui Kasat Lantas, Iptu Beno Hertanto, (26/5/2016).

Beno Hertanto menjelaskan Operasi Patuh Telabang dilaksanakan ini sesuai karakteristik wilayah atau daerah. Di Sukamara pelanggaran yang ditemukan, tidak memiliki SIM serta pelanggaran rambu lalu lintas. Kebanyakan  sanksi tilang yang dikeluarkan, pelanggaran tanpa SIM dan 56 tilang dari 73 pelanggran selama operasi patuh

“Dalam operasi patuh telabang 2016 ini pihak Satlantas Polres Sukamara langsung melakukan tilang di tempat bagi para pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas,” ucap Beno.

Mengenai peningkatan permintaan pembuatan SIM selama Operasi Patuh Telabang 2016, di Sukamara, Beno Hertanto menjelaskan bahwa tidak ada kenaikan permintaan pembuatan SIM meskipun pelanggaran yang ditemukan didominasi pelanggar tanpa memiliki SIM.

“Kalau pembuatan SIM saat ini biasa-biasa saja atau sama seperti waktu-waktu sebelumnya karena memang jumlah pengguna kendaraan bermotor di Sukamara masih terbilang sedikit,” kata Iptu Beno Hertanto. (NORHASANAH/N).


 

BERITA POPULER

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top