Wonderful Indonesia
 
Sabtu, 03 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Pelestarian Seni Budaya dan Promosi Pariwisata Harus Libatkan Media

 
 
Plt Kepala Dinas Pariwisata Damek Panahan dan Ketua TP PKK Nunu Andriani saat berada di salah aset budaya Pulang Pisau yakni Rumah Matal Uning di Kelurahan Bereng pada kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata belum lama ini. (BORNEON

Plt Kepala Dinas Pariwisata Damek Panahan dan Ketua TP PKK Nunu Andriani saat berada di salah aset budaya Pulang Pisau yakni Rumah Matal Uning di Kelurahan Bereng pada kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata belum lama ini. (BORNEON

BorneoNews

BORNEONEWS.Pulang Pisau-Agenda pelestarian Seni dan Budaya masih menjadi bagian yang sangat menarik untuk dibahas.  Dan hal ini menjadi sorotan dari para pemuda yang ada di Kabupaten Pulang Pisau, seniman dan budayawan, namun juga pemerintah daerah dan semua pihak agar bisa ikut terlibat dalam melestarikan budaya lokal yang telah menjadi identitas daerah tersebut.

Ketua Pergerakan Pelajar Mahasiswa dan Cendekiawan (PPMC) Pulang Pisau Dedy Sanjaya mengatakan agar Dinas kebudayaan dan pariwisata sebagai dinas yang baru saja dibentuk sebagai lembaga milik pemerintah untuk melakukan terobosan dengan melakukan pengembangan dan pembinaan kepada pemuda serta perhatian kepada budayawan, seniman dengan memperhatikan aset-aset hasil dari seni dan budaya serta karya-karya peninggalan masa lalu yang menjadi ciri khas daerah.

“Sekarang ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tentu menjadi bagian sentral yang diharapkan bisa menangani segala bentuk kegiatan pelestarian seni dan budaya.  Tidak heran jika, berbagai event seni tradisi dan anggaran yang cukup pesat dilakukan untuk mengembangkan dan melestarikan aset-aset yang bernilai seni dan budaya,” kata Dedy Jumat (27/5/2016) .

Namun menurutnya peran Disbudpar  saat ini nampak belum maksimal, hal tersebut dilihat dari minimnya kegiatan yang mereka publikasikan melalui media. Bisa jadi sebenarnya pihak Disbudpar  selama ini sudah banyak berkegiatan namun karena kurang melibatkan media, akhirnya kegiatan yang di lakukan tidak terlihat masyarakat sehingga terkesan sedikit.

“Selama ini Didbudpar Pulang Pisau cukup banyak menggelar kegiatan seni dan budaya. Sayangnya karena kurang menggandeng media jadi kurang kelihatan.  Kita sarankan agar dalam setiap event yang dibuat untuk bisa melibatkan media, baik cetak maupun elektronik. Sebab promosi segala hal yang berkaitan dengan seni dan budaya media punya kemampuan untuk penyampaian informasi ke publik ,” ujarnya.

Hal tersebut juga menurutnya tidak haru tergantung dengan dinas Kebudayaan dan Pariwisata saja, namun dinas dan instansi lain juga bisa mendukung dalam memajukan daerah untuk memperkenalkan aset daerah misalnya, dinas pekerjaan umum untuk mendukung infrastruktur, dinas perindustrian untuk mengembangkan kerajinan khas daerah serta upaya membina UKM memasarkan serta promosi produknya, dan sebagainya. “Mereka juga harus memberi ruang untuk menjalankan perannya sesuai dengan bidangnya dalam memajukan aset yang memiliki nilai pariwisata ini,” terangnya.  (DY/*)

 

BERITA POPULER

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top