Wonderful Indonesia
 
Sabtu, 10 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Kotim Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 7,8 Persen

 
 
Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi berbincang dengan pedagang daging di Pasar Ikan Mentaya (PIM) Sampit saat meninjau situasi dan harga kebutuhan pokok. BORNEONEWS/RAFIUDIN

Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi berbincang dengan pedagang daging di Pasar Ikan Mentaya (PIM) Sampit saat meninjau situasi dan harga kebutuhan pokok. BORNEONEWS/RAFIUDIN

BorneoNews

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menargetkan tingkat pertumbuhan ekonomi 7,4% sampai 7,8%. Target tinggi itu dilambungkan, hingga akhir masa kepemimpinan pasangan Bupati Supian Hadi dan Wabup M Taufiq Mukri pada 2021.

“Pertumbuhan ekonomi Kotim pada 2014 sebesar 7,5% meningkat menjadi 7,4% sampai 7,8% pada 2021,” kata Bupati Kotim, Supian Hadi, di Sampit, Jumat (27/5/2016).

Target tersebut sejalan dengan tujuan pemerintah Kotim menyelesaikan pembangunan masyarakat cukup sejahtera dalam segala hal. Pada target tersebut kata Supian Hadi, Pemkab Kotim akan terus menjaga konsistensi dan sinergitas dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 dan RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah 2016-2021.

Hal tersebut dianggap penting agar pemerintah daerah selain dapat mencapai prioritas dan sasaran pembangunan daerah dalam upaya mewujudkan visi-misi dan program kepala daerah terpilih, juga dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian program prioritas nasional RPJMN dan RPJMD provinsi Kalteng.

Pemkab Kotim tetap fokus pada Sembilan program prioritas, sehingga prioritas anggaran untuk pelaksanaan urusan pemerintahan, khususnya pelaksanaan urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar, utamanya yang capaiannya masih rendah.

“Khusus infrastruktur diarahkan pembangunan infrastruktur untuk menunjang pencapaian target-target urusan pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan dan kepariwisataan,” jelasnya.

 Sejak kepemimpinan Supian Hadi bersama Wakil Bupati M Taufiq Mukri, perekonomian Kotim menunjukkan peningkatan signifikan. Program ekonomi kerakyatan yang dijalankan belakangan ini mulai menunjukkan hasil menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi Kotim mencapai 7,6%. Pencapaian yang cukup tinggi bahkan melampaui laju pertumbuhan ekonomi nasional ini sudah terjadi dan mampu bertahan beberapa tahun terakhir.

“Kami memang sangat membuka diri bagi investor yang ingin berinvestasi di daerah ini, asal sesuai aturan. Investor tidak usah ragu, Kotim karena potensinya masih terbuka,” katanya.

Usaha kecil dan menengah terus dibina dan dibantu melalui berbagai program. Bidang pertanian juga mendapat perhatian serius agar bisa mengangkat kesejahteraan para petani yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di daerah ini.

“Saya sering turun dan berbincang dengan para petani. Saya mendorong mereka untuk terus mengembangkan pertanian mereka karena potensinya sangat besar. Saya meminta para petani melihat peluang pasar dengan mengatur musim tanam untuk komoditas tertentu,” kata Supian. (RAFIUDIN/N).


 

BERITA POPULER

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top