Wonderful Indonesia
 
Jumat, 09 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Pembangunan Infrastruktur Jangan Ditunda

 
 
Rapat anggota DPRD Kotawaringin Barat, beberapa waktu lalu. Anggota DPRD Kobar, Sarwani, Jumat (27/5/2016) meminta pengerjaan proyek pembangunan yang telah dianggarkan tidak ditunda-tunda pelaksanaannya. BORNEONEWS/DOK

Rapat anggota DPRD Kotawaringin Barat, beberapa waktu lalu. Anggota DPRD Kobar, Sarwani, Jumat (27/5/2016) meminta pengerjaan proyek pembangunan yang telah dianggarkan tidak ditunda-tunda pelaksanaannya. BORNEONEWS/DOK

BorneoNews

BORNEONEWS, Kobar - DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) meminta pengerjaan proyek pembangunan infrastruktur, yang telah dianggarkan dalam APBD Tahun Anggaran 2016, tidak ditunda-tunda pelaksanaannya. Sebab, keterlambatan pembangunan bakal berpengaruh pada pencapaian serapan anggaran yang ditargetkan.

Anggota Komisi C DPRD Kobar, Sarwani mengatakan, masih terdapat beberapa paket proyek pekerjaan fisik, yang telah dianggarkan dalam APBD TA 2016, namun belum juga dikerjakan. Termasuk proyek pekerjaan yang sudah dilelang Januari lalu. Menurut Sarwani, tak segera terlaksananya pembangunan fisik atau program yang sudah dianggarkan ini akan mempengaruhi percepatan serapan anggaran.

"Kalau tidak segera dikerjakan dan lewat dari waktu pelaksanaan. Harus merubah kontrak pekerjaan dan mundur lagi. Itu bisa mempengaruhi target percepatan serapan anggaran kita. Ada pekerjaan yang sudah dianggarkan di Januari lalu, tapi belum juga dimulai," ujar Sarwani, di Pangkalan Bun, Jumat (27/5/2016).

Pekerjaan fisik infrastruktur tersebut, salah satunya yakni pengerjaan penyiapan pondasi jembatan berkabel gantung atau cable stayed Sungai Arut. Proyek pekerjaan tersebut sudah dilelang beberapa bulan lalu namun belum juga dimulai pelaksanaannya. Padahal waktu pelaksanaan pekerjaannya diketahui hanya tinggal sekitar 2 pekan lagi.

"Kami meminta, pekerjaan yang sudah dianggarkan segera dilaksanakan. Jangan ditunda-tunda. Ini berlaku bukan hanya untuk bidang pekerjaan umum saja. Namun untuk seluruh SKPD (satuan kerja perangkat daerah). Karena pelaksanaan pekerjaan masing-masing SKPD yang dianggarkan dalam APBD murni 2016 ini, akan jadi bahan pertimbangan kita dalam pembahasan penyusunan APBD perubahan 2016 nanti." (RADEN ARIYO/N).

 

BERITA POPULER

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top