Wonderful Indonesia
 
Jumat, 09 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Pemkab Kotim Targetkan Juara Umum MTQ Kalteng 2016

 
 
Ilustrasi seorang Qoriyah membaca Alquran. Dalam Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2016, Pemkab Kotim menargetkan jadi juara umum. BORNEONEWS/DOK

Ilustrasi seorang Qoriyah membaca Alquran. Dalam Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2016, Pemkab Kotim menargetkan jadi juara umum. BORNEONEWS/DOK

BorneoNews

BORNEONEWS, Kotim - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menargetkan juara umum dalam Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ)  XXVIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. MTQ Kalteng 2016, di Kota Palangka Raya itu, digelar sejak 26 Mei hingga 3 Juni mendatang.

Anggota Komisi I DPRD Kotim, Salasiah, mendukung target yang ditetapkan Pemkab Kotim tersebut. Namun, menurut dia hal terpenting yang mesti dilakukan, evaluasi terkait pembinaan bibit-bibit qori dan qoriah di daerah. Ia berpesan agar MTQ Kalteng itu menjadi motivasi bagi Kafilah Kotim, agar terus berusaha menjadi yang terbaik.

“Memang melihat pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tahun ini yang sangat meriah dengan hadiah yang begitu besar, harus menjadi salah satu motivasi bagi pemkab melalui Lembaga Pembinaan Tilawatil Quran (LPTQ) Kotim untuk meningkatkan pembinaan terhadap cabang tilawatil Quran,” kata dia, saat dihubungi, Minggu (29/5/2016).

Politisi PPP itu mendorong agar pemkab menekankan kepada setiap kecamatan melalui LPTQ untuk memberdayakan dan membina kafilah putra daerah pada setiap ajang MTQ. Menurutnya, dengan adanya pembinaan dan aturan ketat akan menjadi langkah baik untuk memunculkan kafilah dari daerah sendiri.

“Pengalaman helat MTQ, banyak kafilah yang menjadi peserta diambil dari luar daerah. Sehingga Sehingga pemberdayaan sumber daya manusia dari putra daerah sendiri menjadi kurang maksimal,” ujar dia.

Meskipun menang dan mendapat piala, mengambil qori atau qoriah dari luar daerah tidak akan berdampak pada pembinaan bibit-bibit qori dan qoriah di daerah.

“Disini perlunya menyekolahkan anak kita ke pesantren dan sekolah agama agar tidak lagi mengambil qori atau qoriah dari luar daerah, cukup menggunakan anak kita saja untuk mengharumkan nama baik daerah dalam setiap ajang MTQ,” saran Salasiah. (M. RIFQI/N).

 

BERITA POPULER

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top