Wonderful Indonesia
 
Selasa, 06 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Sensus Ekonomi 2016 di Lamandau Rampung

 
 
Spanduk pemberitahuan Sensus Ekonomi 2016, yang terpampang di salah satu ruas jalan Kota Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. BORNEONEWS/HENDI NURFALAH

Spanduk pemberitahuan Sensus Ekonomi 2016, yang terpampang di salah satu ruas jalan Kota Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. BORNEONEWS/HENDI NURFALAH

BorneoNews

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pelaksanaan program nasional Sensus Ekonomi (SE) 2016 di Kabupaten Lamandau yang dilaksanaan Badan Pusat Statistik (BPS) Lamandau, hingga akhir pekan lalu diprediksi sudah hampir rampung. Bahkan diklaim presentasenya sudah mencapai 97 persen.

"Sampai saat ini di lapangan sudah hampir mencapai 100 persen, tinggal beberapa RT saja," ungkap Kepala BPS Lamandau, Agus Suhendar, di Nanga Bulik, Senin (30/5/2016).

Menurutnya Program nasional yang resmi dimulai secara serentak diseluruh Indonesia terhitung 1 hingga 30 Mei 2016 mendatang, pelasanaannya  sudah hampir selesai. Selama bulan sensus ini seluruh petugas sensus dibagi menjadi 25 grup untuk mendatangi setiap warga di 8 kecamatan di Kabupaten Lamandau untuk melakukan pendataan melalui wawancara terkait usaha atau kegiatan ekonomi masyarakat.

"Sebenarnya kami dari BPS kabupaten Lamandau inginnya menggali terus sampai tuntas, tapi waktu yang diberikan BPS pusat hanya sampai 31 Mei 2016," ujarnya.

Hingga kini sudah hampir dua kali lipat dari prediksi awal mengenai masyarakat yang memiliki jenis usaha yang kita datangi. Pasalnya, di Lamandau pada 2009 masyarakat yang kita data jumlah berkisar di angka 2900 an.

Artinya, kata dia, seandainya petugas pencacah yang direkrut dari masyarakat setempat tidak diberikan waktu tambahan, tidak jadi masalah karena mereka telah bekerja dengan baik dan maksimal di lapangan setiap harinya.

"Adapun untuk jenis usaha menengah-besar, diluar blok sensus terpilih akan diberikan tambahan waktu hingga pertengahan Juni 2016 ini. Sehingga kita tetap mendapatkan data yang berkualitas," sebutnya.

Lebih dari itu, Agus juga menilai bahwa secara umum petugas dilapangan tidak menemukan kendala yang berarti. Karena, kata dia, sosialisasi yang dari sejak lama kita serukan perihal SE ini sudah diketahui masyarakat. Sehingga secara umum kuisioner dan wawancara berjalan lancar dan mendapatkan data yang kita harapkan, katanya. (HENDI NURFALAH/N).




 

BERITA POPULER

Pencurian

Kecelakaan Maut

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut

Penganiayaan

Kecelakaan Maut

Pencurian

Kecelakaan maut

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top