Sabtu, 21 Oktober 2017
 

 
 

Penipuan

Anggota DPRD Kotawaringin Barat 'Minta' Uang dan Pulsa?

 
 
Isi pesan peretas dengan calon korban. Kini mulai ramai diperbincangkan di jejaring sosial. BORNEONEWS/FAHRUDDIN

Isi pesan peretas dengan calon korban. Kini mulai ramai diperbincangkan di jejaring sosial. BORNEONEWS/FAHRUDDIN

Borneonews / Fahruddin Fitriya

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Akun Facebook milik Anggota DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) Mulyadin sepertinya diretas hacker sejak hari Senin (9/1/2017). Tujuan peretas meminta uang dan pulsa.

Pelaku mengirim pesan kepada rekan-rekan Mulyadin yang memiliki pertemanan di akun Facebook 'Mulyadin Kumis', isinya hampir sama yakni meminta dikirim pulsa dan transfer uang.

"Lagi sibuk? Ada lah punya saldo di ATM, bisa pinjam dulu buat transfer ke rekening BNI, besok pagi diganti," tulisnya melalui Messenger Facebook. Senin (9/1/2017) dini hari.

Menyadari menjadi target aksi penipuan, rekan Mulyadin yang ternyata seorang wartawan tersebut memancing peretas akun kader PDI Perjuangan itu dengan meminta nomor rekening sekaligus pemiliknya. Alhasil, si penipu mengirimkannya.

"394833679 BNI atas nama DILLY PUTRA W," balas si pelaku.

Ingin melacak keberadaan pelaku, wartawan meminta alamat cabang bank dengan alasan transfer tidak dapat dilakukan tanpa mencantumkan cabang bank bersangkutan.

"Transfer gagal, Pak Mulyadin di mana? biar saya antar uangnya," tulis si wartawan.

Takut keberadaannya diketahui, si pelaku langsung menolak dan meminta untuk mengirim sejumlah uang ke rekening bank lain.

"Jangan saya di rumah, bisalah kirim ke 453701001959504 BRI atas nama PRISISKA," tulis peretas akun milik Kepala Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kobar itu.

Usai mengirim pesan terakhirnya tersebut, pelaku langsung memblokir akun si wartawan. Kemungkinan ia mulai menyadari jika aksi penipuannya mulai diketahui.

Selain meminta transfer uang, peretas akun Facebook 'Mulyadin Kumis' juga meminta pulsa kepada sejumlah rekannya dengan modus serupa.

Salah satunya kepada pemilik akun 'Aba Wawan'. Karena gagal minta transfer uang, si perentas meminta akun 'Aba Wawan' itu untuk mengirim pulsa.

"Handak minta tolong isikan pulsa kawa (bisa) lah. 0813481810 isi (Rp) 100," pinta si peretas.

Curiga dengan aksi pelaku, pemilik akun 'Aba Wawan' tidak lagi merespon permintaannya. Selain itu, nomor yang diberikan pelaku juga berbeda dengan nomor pribadi Mulyadin.

Setelah kejadian itu, pemilik akun 'Aba Wawan' dan sejumlah rekan Mulyadin yang mendapat pesan sama ramai-ramai membagikan screenshoot perbincangan melalui Messenger Facebook ke media sosial (medsos).

Tidak lama kemudian, aksi penipuan tersebut ramai diperbincangkan. Bahkan, beberapa calon korban mengaku mendapat pesan serupa.

Mereka berharap tidak ada rekan Mulyadin yang menjadi korban penipuan. Hingga berita ini diturunkan, Borneonews belum mendapat tanggapan dari pemilik akun 'Mulyadin Kumis'.(FAHRUDDIN FITRIYA/m)

BERITA POPULER

Pasangan Selingkuh

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top