Wonderful Indonesia
 
Selasa, 24 Januari 2017
 

 
Wonderful Indonesia
 

Penataan Kawasan

Dirikan Bangunan Tak Boleh 60 Meter dari Bibir Sungai Kahayan

 
 
RUMAH PANGGUNG : Saat ini masih banyak rumah panggung di kawasan Flamboyan Bawah. Di kawasan ini nanti waterfront city akan dibangun. BORNEONEWS/TESTI PRISCILLA

RUMAH PANGGUNG : Saat ini masih banyak rumah panggung di kawasan Flamboyan Bawah. Di kawasan ini nanti waterfront city akan dibangun. BORNEONEWS/TESTI PRISCILLA

BorneoNews

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Palangka Raya, Rojikinnor mengatakan pemerintah kota akan membuat aturan untuk menata permukiman warga di pinggir Sungai Kahayan.

Nantinya warga tidak boleh mendirikan bangunan dengan jarak minimal 60 meter dari bibir sungai. "Ke depan permukiman warga dibatasi dari bibir sungai hanya 60 meter, sedangkan kurang dari itu tidak dibolehkan," tutur Rojikinnor, Selasa (10/1/2017).

Dikatakan, beberapa pemukiman warga di sebelah kanan jalan maupun kiri dekat Sungai Kahayan sudah dibebaskan dengan ganti rugi untuk memulai membangun waterfront city di Flamboyan Bawah.

"Penilaian ganti rugi menggunakan jasa aprisel dan alhamdulillah semuanya selesai. Ke depan kita akan lanjutkan pembebasan lahan," tandasnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)

 

BERITA POPULER

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top