Rabu, 18 Oktober 2017
 

 
 

Daerah Otonomi Baru

Anggota DPRD Pastikan Pemekaran Kapuas Ngaju Karena Tuntutan Zaman

 
 
Anggota DPRD Kapuas, Berinto (kanan), bersama anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah, H. Muhammad Mawardi.

Anggota DPRD Kapuas, Berinto (kanan), bersama anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah, H. Muhammad Mawardi.

Borneonews / Djimmy Napoleon

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Anggota DPRD Kapuas, Berinto memastikan pemekaran daerah Kabupaten Kapuas Ngaju lepas dari Kabupaten Kapuas, bukan kepentingan seseorang atau sekelompok orang, tetapi tuntutan zaman. Kalau dilihat tiga tahun terakhir ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagian besar tersedot ke Daerah Pemilihan IV lima kecamatan di daerah non pasang surut.


"Siapa bilang pembangunan tidak ada di Kapuas hulu? Ternyata 3 tahun ini APBD Kapuas banyak tersedot ke sana baik infrastruktur jalan, pendidikan dan kesehatan, hanya belum merata saja," kata anggota DPRD Kapuas, Berinto, di ruang Komisi I DPRD, di Kuala Kapuas, Rabu (11/1/2017).

Menurut legislator Partai NasDem itu, kalau ada segelintir orang yang mengatakan pembangunan tidak ada pada 5 kecamatan non pasang surut itu tidak benar, apa lagi rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) bukan karena tidak ada pembangunan sama sekali. Tetapi agar pelayanan pemerintah lebih dekat kepada masyarakat.

"Pemekaran ini bukan karena tidak ada pembangunan, ada kok, namun dilaksanakan secara bertahap, hanya keterbatasan anggaran, tapi tetap jalan dengan program multiyears dan pemerataan tenaga medis dan tenaga pengajar," bebernya.

Ia mengakui dengan luasan dan letak geografis  Kabupaten Kapuas menjadi salah satu masalah subtansial. Keterbatasan anggaran jadi salah satu tolak ukur untuk ,segera mewujudkan pemekaran agar pelayanan publik kepada masyarakat lebih dirasakan. (DJIMMY NAPOLEON/N).




BERITA POPULER

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top