Jumat, 24 November 2017
 

 
 

Perceraian

Perempuan Jangan Menyerah karena Alasan Ekonomi

 
 
BORNEO/DOK

BORNEO/DOK

Borneonews / Tim Borneonews

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kepala BPPKB Kobar, Zainah mendorong kaum perempuan di Kobar untuk tidak menjadi penonton saat perekonomian keluarga melemah. "Saat ini kan sudah kesetaraan gender, jadi perempuan jangan ada alasan cerai karena faktor kemiskinan," kata Zainah, Jumat (13/1/2017).

Ia meminta kaum perempuan untuk pro aktif mencari penghasilan ekonomi keluarga. "Jangan melulu mengandalkan penghasilan suami, karena masa-masa sulit bisa ditempuh dengan kerjasama, bukan malah minta cerai," tegas dia.

Ia miris melihat data dari Pengadilan Agama Pangkalan Bun yang menyebut, 80% kaum perempuan menggugat cerai pasangannya karena kelemahan ekonomi. "Harus semangat cari penghasilan tambahan, punya keahlian digunakan untuk mencari penghasilan," katanya.

Selain mendorong untuk bergerak, Zainah juga meminta kaum perempuan untuk lebih bijaksana ketika ingin berkeluarga. "Ekonomi sangat penting bagi keluarga, perempuan harus matang dalam berpikir. Ketika diajak nikah, pastikan dulu pasangan kita sudah mampu menafkahi baik lahir maupun batinnya," pintanya. (CECEP HERDI/B-2)

BERITA POPULER

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top