Jumat, 15 Desember 2017
 

 
 

Lurah Tertangkap Pungli

Ditugaskan di Kecamatan Karyadi Tetap Ngantor

 
 
Yudi Aprianto, Sekcam Baamang.

Yudi Aprianto, Sekcam Baamang.

Borneonews / Naco

BORNEONEWS, Sampit - Setelah resmi ditarik ke Kecamatan Baamang sejah hari ini (Senin; 13/3/2017) Karyadi tetap terlihat bertugas di kantor barunya itu, akan tetapi ia tidak lama, usai apel beberapa saat ia langsung pulang.

"Biarkan saja dia menenangkan diri dulu. Biar bagaimana pun ini tentu beban baginya," kata Sekretaris Camat (Sekcam) Baamang, Yudi Aprianur, Senin (13/3/2017).

Menurut Yudi, pasca kejadian itu pelayanan di Kelurahan Baamang Tengah tetap seperti biasa. Ia memastikan tidak akan terganggu.

Sementara, saat ditanya sampai kapan Karyadi dibebastugaskan sebagai lurah di Kelurahan Baamang Tengah, pihaknya belum bisa menentukan batas waktunya.

"Belum ada jabatan yang diberikan sampai ada kejelasan proses hukum ini, namun pelayanan tetap normal karena pelaksana harian sudah ditunjuk sejak hari ini mulai bertugas di sana," ujarnya.

Pasca kejadian itu menurut Yudi pihak kecamatan tidak henti-hentinya mengingatkan jajarannya untuk tidak melakukan tindakan di luar ketentuan. Selain itu masalah tersebut tentu akan dijadikan sebagai pelajaran, agar tidak ada lagi pejabat khususnya di wilayah Baamang ditangkap akibat kasus pungli seperti itu.

"Pak camat juga tidak henti-hentinya mengingatkan, apalagi kata beliau setelah ada musibah ini," terang Yudi.

Karyadi sendiri pasca ditangkap langsung ditarik ke Kecamatan Baamang, H Emed Kamid ditunjuk sebagai Plh lurah, setelah Karyadi terlibat dalam kasus Pungli, pada Jumat (10/3/2017) lalu. (NACO/B-5)

BERITA POPULER

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top