Sabtu, 24 Juni 2017
 

 
 

Banjir Sungai Arut

Tim Medis Siap Keliling dari Rumah ke Rumah Cek Kesehatan Korban Banjir

 
 
Korban banjir di Kecamatan Arut Utara mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.

Korban banjir di Kecamatan Arut Utara mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.

Borneonews / Cecep Herdi

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tim medis siap berkeliling ke seluruh desa dan kelurahan yang terendam banjir. "Satu desa satu hari. Kami akan berkeliling dari rumah ke rumah untuk mengetahui kesehatan warga yang nenjadi korban banjir. Semua akan kami tangani dan layani secara gratis," kata Kepala Puskesmas Semanggang Kecamatan Pangkalan Banteng, Jhonferi Sidabalok.


Masyarakat yang menjadi korban banjir pun bersyukur, karena bantuan mulai mengalir. "Saya sangat bahagia dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan, karena ini yang sekarang kami butuhkan," kata Lestari (27 tahun) salah seorang korban banjir di RT 5 Kelurahan Pangkut, Kecamatan Aruta.


Hampir sebulan lamanya, warga yang berada di bantaran Sungai Arut Kecamatan Arut Utara terendam banjir. Sekitar 750 KK terdampak banjir, dan 2.500 jiwa menjadi korban.


Banjir setinggi 2 meter itu telah dua kali merendam kecamatan terjauh di Kabupaten Marunting Batu Aji (sebutan Kabupaten Kobar). Intensitas hujan yang tinggi membuat sungai Arut terus meluap. Warga yang menjadi korban banjir pun sebagian sudah mengungsi ke rumah sanak saudaranya. (CECEP HERDI/B-2)

BERITA POPULER

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top