Kesempatan Berkarir di Borneonews
 
Jumat, 28 April 2017
 

 
 

Keselamatan Lalu Lintas

Jumlah Korban Tewas Kecelakaan Bertambah Jadi 13 selama Dua Pekan

 
 
Satuan Lalu Lintas Polres Barito Utara membagikan pamflet pembuatan SIM kepada pengendara pada Operasi Simpatik, Selasa (15/3/2017).

Satuan Lalu Lintas Polres Barito Utara membagikan pamflet pembuatan SIM kepada pengendara pada Operasi Simpatik, Selasa (15/3/2017).

Borneonews / Ramadani

BORNEONEWS, Palangka Raya – Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas bertambah menjadi 13 orang selama Operasi Simpatik Telabang 2017 di Kalimantan Tengah yang berlangsung selama dua pekan.

Mengutip dari TribratanewsKalteng, data ini disampaikan Direktorat Lalu Lintas Polda Kalteng dalam gelar analisa dan evaluasi (Anev) pekan ke dua pada Sabtu (18/3/2017). Untuk korban luka berat berjumlah 8 orang, sedangkan luka ringan 44 orang. Total kerugian ditaksir mencapai Rp216,850 juta. Di sisi lain, dalam operasi tersebut polisi telah mengeluarkan 4.000 lembar blanko teguran tertulis.

Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Kalteng AKBP Andhika K Wiratama mengatakan, rata-rata korban kecelakaan lalu lintas masih tetap didominasi usia produktif. Faktornya, paling sering human error atau kelalaian pengemudi itu sendiri.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Kalteng Kombes Pol M Taslim Chairuddin, Senin (20/3/2017), menuturkan ada tiga kompetensi dasar yang dimiliki seseorang. Yakni pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

“Sikap ini terkait moral. Orang yang tahu bukan berarti mau melakukan sesuai pengetahuannya. Orang yang terampil pun belum menjamin mau melakukan sesuai keterampilannya.”

“Nah moral sendiri bawaan masing-masing orang. Jadi intinya, tahu aturan lalu lintas, tapi tidak mau melakukan. Contoh, ketika lampu merah menyala, kenapa tidak berhenti? Alasannya sepi. Nah jadi ini kembali kepada dirinya sendiri,” ucap Taslim. (BUDI YULIANTO/B-3)

BERITA POPULER

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top