Rabu, 18 Oktober 2017
 

 
 

Dukung Yantenglie

Ketua DPRD Katingan tak Bersedia Terima Perwakilan Pendemo Pro Bupati Tenglie, Kenapa?

 
 
Ketua DPRD Katingan Ignatius Mantir Ledie Nussa saat memberikan keterangan pers, Senin (10/4/2017).BORNEONEWS/ABDUL GOFUR

Ketua DPRD Katingan Ignatius Mantir Ledie Nussa saat memberikan keterangan pers, Senin (10/4/2017).BORNEONEWS/ABDUL GOFUR

Borneonews / Abdul Gofur

BORNEONEWS, Kasongan - Ketua DPRD Katingan Ignatius Mantir Ledie Nussa tidak bersedia menerima perwakilan para pendemo pro Bupati Ahmad Yantenglie, Senin (10/4/2017).

"Karena demo hari ini tidak ada izin dari aparat keamanan, saya maaf tidak menerima mereka, sebab kita anggap ilegal," sebut Ketua DPRD Katingan Ignatius Mantir Ledie Nussa.

Saat disinggung terkait maksud dan tujuan para pendemo yang menggelar orasi di halaman gedung dewan, salah satunya meminta DPRD Katingan untuk tidak menindaklanjuti putusan dari Mahkamah Agung (MA) soal pemakzulan Bupati Ahmad Yantenglie, Mantir balik menanyakan perihal itu.

"Proses gimana lagi, tidak bisa itu sudah terlambat mereka sekarang. Kenapa tidak kemarin-kemarin dulu kalau mau," ujar Mantir.

Pasalnya, sebut Mantir, pihaknya sudah mengajukan ke MA soal pemakzulan Bupati Tenglie itu minta uji pendapat.
"Benar tidak pendapat DPRD ini, ternyata dijawab MA dengan putusan nomor 02 itu bahwa mereka sudah mengabulkan semua apa yang kita ajukan," tegasnya.

Beberapa menit lalu Wakil Bupati Sakariyas dan Ketua DPRD Ignatius Mantir L Nussa meninggalkan gedung dewan dengan pengawalan sangat ketat puluhan aparat keamanan. 

Namun, puluhan pendemo masih tetap bertahan di halaman gedung dewan.

Kedua petinggi di Katingan ini, Mantir dan Sakariyas, dalam waktu yang bersamaan saat ada demo juga menggelar sidang paripurna istimewa soal pendapat MA. (ABDUL GOFUR/B-5)

BERITA POPULER

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top