Kesempatan Berkarir di Borneonews
 
Minggu, 30 April 2017
 

 
Gunung Mas
 

Hari Kartini

Ini Harapan Anggota DPRD Pada Perempuan Gunung Mas

 
 
 Anggota DPRD Gumas, Pendeta Rayaniatie Djangkan.

Anggota DPRD Gumas, Pendeta Rayaniatie Djangkan.

Borneonews / Epra Sentosa

BORNEONEWS, Kuala Kurun- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Pendeta Rayaniatie Djangkan berharap, melalui momen peringatan Hari Kartini menjadi semangat kaum perempuan di berbuat lebih baik lagi.

"Melalui peringatan Hari Kartini ke-138 ini, saya berharap kepada Kartini-Kartini masa kini jangan sampai sia-siakan perjuangan Raden Ajeng Kartini, pada zaman dulu dalam mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan," kata Rayaniatie usai menghadiri peringatan Hari Kartini ke-138 di Aula Kantor Kecamatan Tewah, Jumat (21/4/2017).

Ia berharap para perempuan di wilayah Kabupaten Gunung Mas, supaya terus meningkatkan kualitas dan peran di masyarakat. Meski begitu, tidak melupakan kodratnya sebagai wanita dan harus tetap memahami tugas-tugas di rumah tangga dan membina kehidupan keluarga.

"Perempuan-perempuan saat ini harus pintar, bijaksana dan dapat menjadi pelaku pembangunan di Kabupaten Gunung Mas," harap Rayaniatie yang juga ketua Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Gunung Mas.

Peringatan Hari Kartini di Gunung Mas dipusatkan di Kecamatan Tewah dan dihadiri Wakil Bupati Gunung Mas Rony Karlos dan Hera Maretina yang merupakan ketua GOW Gumas, ketua TP-PKK Gumas Apristini Arton S Dohong dan sejumlah pejabat dan ratusan perempuan dari berbagai macam profesi. (EPRA SENTOSA/B-8)

"Untuk mengantisipasi,terjadi kecelakaan serta perhatian dari pemerintah daerah yang sudah kami koordinasikan,katanya masih menunggu proses lelang.Nah kalau masih menunggu proses lelang tentu membutuhkan waktu lama.Sebagai antisipasi maka di lakukan penimbuban jalan,"ungkapnya.

Yanir menambahkan,baru melakukan pungutan selama 4 hari dari Senin tanggal 17 April sampai Kamis 20 April 2017,untuk sementara di hentikan karena,sebab ada warga yang protes.

"Saat ini kami hentikan kegiatan pungutan bagi perusahaan yang melintas disini dan itu pun uang yang sudah terkumpul selama 4 hari Rp 1.7,20 ribuh saja,walau pun kami sudah memesan batu 4 trak untuk menimbun jalan tersebut dan satu trak harganya Rp 800 ribuh.Tentu uang tersebut tudak cukup,saya bayar dengan uang pribadi,"tukasnya.

BERITA POPULER

Paangan Mesum

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top