Kamis, 23 November 2017
 

 
Barito Timur
 

Produk Kedaluwarsa

Pedagang Diminta Jangan Jual Bahan Makanan Kadaluarsa

 
 
Wakil Ketua II DPRD Barito Timur, Raran, dan istri, bersama Sekda Bartim Eskop dan istri di halaman kantor bupati, di Tamiang Layang, di saat kegiatan perayaan HUT Kabupaten Barito Timur 2016.

Wakil Ketua II DPRD Barito Timur, Raran, dan istri, bersama Sekda Bartim Eskop dan istri di halaman kantor bupati, di Tamiang Layang, di saat kegiatan perayaan HUT Kabupaten Barito Timur 2016.

Borneonews / Amar Iswani

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Anggota DPRD Barito Timur minta agar para pedagang yang tersebar di pasar induk maupun pasar tradisional agar  tidak menjual produk atau bahan makanan yang kadaluarsa. Pasalnya, bahan makanan seperti itu dapat membahayakan orang banyak.

"Efek yang ditimbulkan dari memakan makanan baik snake maupun biskuit dan bahan makanan lainnya bisa membuat orang keracunan, bahkan bisa menimbulkan korban jiwa," ucap Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bartim Raran, di Tamiang Layang, Jumat (12/5/2017) kepada Borneonews.co.id via telepon selular.

Kekhawatiran akan perihal dimaksud tersebut, karena letak geografis kabupaten ini merupakan pintu masuk lintas penghubung jalur darat dari Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ke kabupaten daerah aliran sungai (DAS) Barito yang ada di Kalteng yakni, Bartim, Barito Selatan, Barito Utara, dan Murung Raya.

"Tidak menutup kemungkinan produk bahan makanan atau makanan yang dijual para pedagang yang dibawa dari provinsi tetangga ada yang sudah kadaluarsa,"kata Raran.

Apalagi saat ini umat Islam bakal menyambut datangnya hari besar keagamaan bulan suci Ramadan Tahun 2017. Tentunya menyambut hari besar tersebut banyak masyarakat memerlukan bahan makanan untuk berbuka dan sahur.

"Lantaran itu perlunya kita semua meningkatkan kewaspadaan agar tidak terbeli atau terkonsumsi bahan makanan yang sudah kadaluarsa," imbaunya kepada masyarakat. (AMAR ISWANI/N).

BERITA POPULER

Kecelakaan maut

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top