Festival Budaya Isen Mulang
 
Senin, 22 Mei 2017
 

 
 

Tenaga Kesehatan

Rumah Sakit Palangka Raya Kekurangan Apoteker

 
 
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Andjar Hari P.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Andjar Hari P.

Borneonews / Testi Priscilla

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pembangunan rumah sakit umum daerah milik Pemerintah Kota Palangka Raya hingga saat ini masih dalam proses. Meski sudah mulai beroperasi, rumah sakit yang berada di Kelurahan Kalampangan itu belum sesuai standard karena memiliki berbagai keterbatasan. Salah satunya dari sisi tenaga.

"Kita masih kekurangan banyak tenaga. Yang pasti tenaga apoteker kita kurang. Untuk mengisi puskesmas saja kita masih kekurangan," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Andjar Hari P kepada Borneonews, Jumat (19/5/2017).

Ia menuturkan, Pemko Palangka Raya saat ini hanya memiliki 4 apoteker, padahal memiliki 10 puskesmas. Untuk mengatasinya, setiap apoteker ditugaskan pada dua sampai tiga puskesmas yang telah ditetapkan sebelumnya.

"Apoteker saja kita harus pekerjakan secara berpindah-pindah pada setiap puskesmas supaya pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal," tambahnya.

Ia berharap, ke depan jumlah apoteker bisa ditambah. Karena belum adanya penerimaan CPNS, ia menyarankan pemko untuk memberdayakan tenaga kontrak atau pegawai tidak tetap.

"Setiap pengajuan pengadaan obat harus melalui persetujuan apoteker makanya mau tidak mau apoteker yang ada harus berpindah-pindah. Kita berharap segera ada penambanhan," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-3)

BERITA POPULER

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top