Rabu, 20 September 2017
 

 
 

Triputra Agro Persada Group

Triputra Agro Persada Group Luncurkan Program Desa Bebas Kebakaran

 
 

Borneonews

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Program ‘Desa Bebas Kebakaran’ berlangsung serentak di seluruh entitas anak perusahaan milik PT Triputra Agro Persada (TAP Group), mulai Mei 2017.

Pelaksanaan program yang juga berlangsung di PT First Lamandau Timber International, PT Hanamas Jaya Abadi dan PT Trieka Agro Nusantara di Kabupaten Lamandau, serta PT Sukses Karya Mandiri di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah ini ditandai dengan pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang menjadi penggerak partisipasi masyarakat dalam pencegahan kebakaran hutan, kebun dan lahan (karhutbunla).

Program Desa Bebas Kebakaran ini berawal dari sejarah selama 18 tahun berturut-turut, Indonesia mengalami karhutbunla ketika memasuki musim kemarau dengan luasan dan tingkat kerusakan cenderung terus meningkat. Bahkan pada 2015, kebakaran sangat besar karena berlangsung secara massif dalam jangka waktu cukup lama dan luasan besar. Akibatnya, kerugian besar diderita oleh masyarakat baik dalam aspek lingkungan dan sosial maupun ekonomi.

TAP Group sebagai pelaku bisnis dalam industri kelapa sawit dalam negeri merasa prihatin dengan kondisi tersebut. Untuk itu TAP Group meluncurkan program Desa Bebas Kebakaran yang sudah berjalan selama tiga tahun terakhir sebagai wujud peran serta TAP Group dalam mengatasi karhutbunla.

Pemerintah Indonesia menetapkan tiga kategori dalam penanggulangan karhutbunla yaitu pencegahan, pemadaman dan pemulihan kembali. Pencegahan karhutbunla merupakan kegiatan inti dalam pengendalian karhutbunla dan harus dilakukan secara terus menerus. Pencegahan karhutbunla adalah kegiatan antisipatif dan merupakan cara paling efektif dan ekonomis untuk mengurangi kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan oleh karhutbunla.

“Penanganan kebakaran tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, diperlukan sinergi dari seluruh pihak dalam mengatasi kebakaran, terutama dengan masyarakat di sekitar perkebunan. Triputra Agro Persada Group berkomitmen dalam mencegah dan mengantisipasi kebakaran agar tidak menimbulkan kerugian yang tidak diinginkan baik oleh masyarakat maupun perusahaan,” kata Pimpinan Perusahaan.

TAP Group memandang perlunya keterlibatan seluruh pihak dalam mencegah dan mengatasi kebakaran yang terjadi dengan Program Desa Bebas Kebakaran bersama desa-desa sekitar, dan bekerja sama dengan pemerintah setempat. Program ini menjadi wahana para pihak untuk dapat terlibat dan membagi peran masing-masing dalam mencegah potensi kebakaran yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Melalui Program Desa Bebas Kebakaran, TAP Group akan memfasilitasi pelaksanaan pelatihan kebakaran, memberikan informasi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran, serta penanganan kebakaran dini.

Berikut beberapa program yang telah dan akan terus dilaksanakan oleh TAP Group termasuk seluruh entitas anak perusahaannya antara lain: pertemuan mingguan di TAP Group untuk membahas langkah-langkah strategis dalam mengantisipasi wilayah kebakaran baik di lahan masyarakat maupun kebun, melengkapi peralatan standar; menyusun Standard Operating Procedure (SOP) pencegahan dan penanganan kebakaran untuk dipergunakan bersama masyarakat, komunikasi berkesinambungan dengan pemerintah lokal dan pihak yang terkait, serta hal terpenting adalah meningkatkan kesadaran dari seluruh pihak dalam mencegah terjadinya kebakaran.

Marilah kita bersama-sama melindungi Negeri yang kita cintai bersama agar kelestarian lingkungan di Indonesia dapat terus terjaga. (m)

BERITA POPULER

Pembunuhan

Pembunuhan

Pembunuhan

Sea Games 2017

Penerimaan Siswa Baru

Pelanggaran Disiplin

Narkoba

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top