Selasa, 21 November 2017
 

 
 

Polusi

Polusi dari Mesin Pemecah Batu Dikeluhkan Warga Desa Lupu

 
 
Anggota DPRD Sukamara, Jairi.

Anggota DPRD Sukamara, Jairi.

Borneonews / Norhasanah

BORNEONEWS, Sukamara - Masyarakat Desa Lupu, Kecamatan Balai Riam mengeluhkan polusi yang ditimbulkan mesin pemecah batu milik salah satu pengusaha di sana. Dampaknya terhadap kesehatan pun dikhawatirkan.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Sukamara Dapil I Kecamatan Sukamara, Jairi setelah mendapat laporan dari masyarakat terkait persoalan itu.

"Masyarakat mengeluhkan debu dari mesin tersebut karena sangat mengganggu. Mereka meminta solusi," kata Jairi, Kamis (1/6/2017).

Menurut dia, apabila di musim kemarau seperti ini, maka debu dari mesin pemecah batu tersebut akan semakin parah dan menyebar hingga ke rumah warga.

"Biasanyakan mesin seperti ini memiliki peredam atau alat yang seperti apa persisnya, agar lingkungan sekitarnya tidak tercemar polusi." tutur Jairi.

Terkait permasalahan ini, DPRD akan meninjau langsung kondisi tersebut. Apakah memang benar-benar sudah meresahkan warga sekitar. "Kemungkinan nanti usai lebaran kita akan pergi ke sana untuk mengeceknya," kata Jairi. (NORHASANAH/B-11) 

BERITA POPULER

Korban Tenggelam

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top