Senin, 25 September 2017
 

 
 

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk

Thowaf Siapkan 2 Hektare Lahan Bermitra dengan PT SSMS Tbk

 
 
Thowaf (kiri), petani Desa Tanjung Terantang, didampingi Iskandar, Staf Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, di Desa Kumpai Batu Atas, Rabu (21/6/2017).

Thowaf (kiri), petani Desa Tanjung Terantang, didampingi Iskandar, Staf Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, di Desa Kumpai Batu Atas, Rabu (21/6/2017).

Borneonews / Nazir Amin

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Mata Thowaf (50) berbinar-binar penuh kegembiraan. Warga Desa Tanjung Terantang, Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah itu, membayangkan 2 hektare lahannya segera menghasilkan, agar taraf hidup keluarganya meningkat. Petani Kobar ini berniat ikut dalam program kemitraan yang dibuka oleh PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).

"Saya mau ikutan program kemitraan dengan Pak Rasyid. Lahan saya ada dua hektare siap ditanami bibit kelapa sawit bermitra dengan PT SSMS Tbk," kata Thowaf, didampingi Iskandar, Staf Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, di Desa Kumpai Batu Atas, Rabu (21/6/2017).

Hari itu, keduanya hadir dalam acara Penanaman Perdana Kebun Kelapa Sawit Swadaya Masyarakat Pola Kemitraan Kerja Sama PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk, yang dicanangkan oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, kemarin. Dan Pak Rasyid yang dimaksudkan Thowaf itu, Haji Abdul Rasyid AS, pemilik konglomerasi Citra Borneo Indah (CBI) Group, dan PT SSMS Tbk.

Mendengar penjelasan Iskandar, ditambah pidato H Abdul Rasyid di depan tamu undangan, terutama Bambang, Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, dan Gubernur Sugianto, bulat sudah tekad Thowaf bermitra dengan PT SSMS Tbk itu. Pria asal Jawa Tengah, yang sudah berpuluh tahun bermukim di Tanjung Terantang itu, siap mengikuti semua ketentuan untuk ikut dalam program itu.

"Tanah saya tidak bermasalah, surat-suratnya lengkap. Mudah-mudahan segera terwujud rencana bermitra dengan perusahaan Pak Rasyid itu," katanya.

Program lama

Rabu menjelang siang itu, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran meresmikan program kemitraan PT SSMS Tbk, dengan warga Kumpai Batu Atas itu, dilanjutkan dengan penanaman perdana bibit kelapa sawit, di atas lahan 250 hektare milik sejumlah masyarakat. Manajemen perseroan membuka kesempatan untuk kerja sama dalam kemitraan untuk mengembangkan kebun plasma milik warga itu. 

Secara simbolis Gubernur Sugianto Sabran, Dirjen Perkebunan Bambang, Bupati dan wakil Bupati Kobar, Bupati se-Kalteng serta owner CBI Group, H. Abdul Rasyid melakukan penanaman pohon kelapa sawit, yang diintegrasikan dengan tanaman perkebunan jagung.

Dalam pidatonya, H. Abdul Rasyid mengungkapkan, pola kerja sama dalam kemitraan itu, sesungguhnya program lama PT SSMS Tbk, dan CBI Group. Semua itu, kata dia, bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, juga pribadinya sebagai pemilik perusahaan, untuk ikut mensejahterakan masyarakat.

"Berdosa besar bagi pemilik perusahaan besar yang tidak mau membantu, membina bahkan memberikan pencerahan kepada masyarakat," katanya.

Karena itu, H. Abdul Rasyid mengkritik perusahaan yang tidak mau membantu petani, atau warga sekitar, agar juga sejahtera. Menurut dia, perusahaan tidak boleh hanya mengejar keuntungan, sejahtera sendiri, tanpa peduli pada lingkungan sekitar. Intinya, majunya perusahaan, harus beriringan dengan kesejahteraan masyarakat. (NAZIR AMIN/B-2).

BERITA POPULER

Kecelakaan Lalu Lintas

Pembunuhan

Kunjungan Kerja

Kasus Pembunuhan

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

Pilkada Gunung Mas 2018

Korban Tenggelam

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top