Kamis, 23 November 2017
 

 
 

Tata Ruang

Tata Ruang Wilayah Tidak Jelas Rawan Konflik

 
 
Ketua DPRD Barsel Tamarzam.

Ketua DPRD Barsel Tamarzam.

Borneonews / Uriutu

BORNEONEWS, Buntok – Tata ruang wilayah yang tidak jelas rawan memantik konflik di masyarakat. Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Tamarzam kepada Borneonews, Sabtu (8/7/2017).

Ia mengatakan, konflik pertambangan, perkebunan, pertanian, dan lain-lain, semuanya memiliki benang merah dengan masalah tata ruang yang tidak jelas. “Menyikapi hal itulah maka kita selalu lembaga legislatif meminta kepada pemerintah daerah untuk bisa mengaturnya. Sehingga konflik tidak terjadi antara perusahaan dan masyarakat,” kata Tamarzam.

Pada intinya, lanjut dia, legislatif  menginginkan ada sesuatu tatanan yang positif bagi masyarakat adat, terutama di wilayah kabupaten Barito Selatan. “Dengan begitu konflik yang terjadi antara masyarakat dan masyarakat serta investor bisa dihindari,” ucap dia.

Tamarzam turut berharap semua pihak memberikan dukungan, baik pemerintah, tokoh masyarakat, agama, dan pemuda. Supaya keamanan dan ketertiban masyarakat bisa berjalan seperti yang diharapkan. (URIUTU DJAPER/B-3)

BERITA POPULER

Kecelakaan maut

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top