Rabu, 22 November 2017
 

 
 

Kekerasan di Sekolah

Waduh, Hanya Karena Masalah Anak Disekolah, Oknum Polisi Tempeleng Murid SD

 
 

Borneonews / Wahyu Krida

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Hanya gara gara masalah anak di sekolah, seorang oknum anggota Polres Kotawaringin Barat (Kobar) Brigadir ASS, oknum polisi anggota Satuan Shabara menampar seorang bocah murid Kelas VI SDN 1 Kumai Hilir Kecamatan Kumai, Jumat (15/7/2017) siang usai pulang sekolah sekitar pukul 10.30 WIB.

Akibat ditempeleng berkali-kali ini korban MA (12 tahun) ini menderita lebam di dekat mata dan giginya goyang. Menurut Sabdam Hala (26) Sabtu (15/7/2017) pustakawan sekolah bersama guru lain yang menceritakan peristiwa tersebut pada Borneonews di ruang guru, permasalahan ini berawal dari ejekan yang dilakukan oleh anak perempuan pelaku berinisial DAMS (12) kepada MA.

"Waktu itu baju yang dikenakan MA robek di bagian bahu. Karena itulah DAMS kemudian mengejek MA. Marah akibat diejek temannya, MA kemudian mendorong DAMS di bagian bahu dekat dada," jelasnya.

Akibatnya DAMS berteriak menangis. "Kebetulan saat itu orangtua DAMS yaitu ASS yang saat itu berada di depan pintu pagar sekolah tiba-tiba masuk dan langsung menempeleng MA, kira kira lima kali. Saat itu orangtua DAMS masih menggunakan seragam polisi. Awalnya tiga kali hingga cincin akik yang berada dijarinya terlepas. Kemudian setelah mengambil kembali cincin yang jatuh dan memasangnya, ia kembali menempeleng MA sebanyak dua kali. Bapak ASS ditempat tersebut juga memaki wali kelas VI Bu Parminah sambil menunjuk nunjuk muka guru tersebut," ujar Hala.

Setelah menempeleng dan mengakibatkan korban MA leban di dekat mata dan giginya goyang, Brigadir ASS kemudian mendatangi ruang kepala sekolah. "Di ruangan itu ia ditemui oleh guru kelas Bu Ethe S Ruben, di ruangan tersebut oknum Polisi tersebut memaki-maki guru. Katanya guru-guru disini tidak becus akan saya proses semuanya. Kalimat tersebut diucapkannya dengan nada keras,"ujarnya.

Ia juga mengatakan, Sabtu (15/7/2017) ini kedua murid yang terlibat masalah tersebut yaitu MA korban pemukulan dan DAMS anak Brigadir ASS tidak masuk sekolah. "Akibat peristiwa tersebut, kami sangat ketakutan luar biasa. Terlebih peristiwa kekerasan terhadap murid sekolah kami tersebut dilakukan oleh oknum anggota Polisi," ujarnya dengan nada bergetar. (WAHYU KRIDA/B-8)

BERITA POPULER

Tewas Tenggelam

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top