Rabu, 22 November 2017
 

 
 

Pendidikan

Mendikbud : Jangan Harap Ada Tambahan Honor di Sistem Sekolah Lima Hari

 
 
Mendikbud Muhadjir didampingi Kepala Dinas Dikbud Kalteng Slamet Winaryo saat meninggalkan SMPN 2 Palangka Raya menuju lokasi KBN, Senin (17/7/2017)

Mendikbud Muhadjir didampingi Kepala Dinas Dikbud Kalteng Slamet Winaryo saat meninggalkan SMPN 2 Palangka Raya menuju lokasi KBN, Senin (17/7/2017)

Borneonews / M. Muchlas Roziqin

BORNEONEWS, Palangka Raya – Penerapan lima hari masuk sekolah yang berimbas penambahan waktu mengajar bagi tenaga pendidik tidak berarti otomatis memberikan penghasilan tambahan.

Ya, tidak akan ada namanya tambahan honor bagi guru-guru dengan alasan apapun. Sebab pemerintah sudah memberikan tunjangan profesi.

“Kan sudah dapat tunjangan profesi. Itu sebagai tindaklanjut status guru sebagai tenaga profesional yang dapat tunjangan profesi. Jadi memang tidak ada. Nah untuk guru honorer akan kita bantu,” terang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat di Palangka Raya, Senin (17/7/2017).

Mengenai penerapan full day school (FDS) dengan lima hari sekolah tersebut akankah dilakukan bertahap? Menteri Muhadjir mengatakan akan ada waktu untuk sekolah untuk menyesuaikan dan sekolah diharapkan untuk belajar penerapan kebijakan tersebut.

Sedangkan ketika dihadapkan adanya sekolah di pedalaman, Muhadjir justru menadaskan di Kalteng ia sudah siapkan sekolah percontohan.

”Di Kalteng sudah ada beberapa model sekolah di pedalaman. Saya dalam waktu dekat akan kesini lagi meninjau sekolah-sekolah model Penguatan karakter di daeah pedalaman,” katanya. (ROZIQIN/B-6)

BERITA POPULER

Tewas Tenggelam

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top