Kamis, 24 Agustus 2017
 

 
 

Pungutan Liar

Asosiasi Minta Tim Saber Sikat Pungli Modus Parkir di SPBU

 
 
Koordinator Forbes LSM di Kotim, Audy Valent.

Koordinator Forbes LSM di Kotim, Audy Valent.

Dok borneonews.co.id

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Asosiasi Parkir di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Audy Valent mendukung jika Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) memberantas mafia pungli di SPBU dengan modus parkir.

"Kami minta saber pungli menyikat pungli di SPBU dengan mengatasnamakan menarik parkir," kata Audy, Sabtu (12/8/2017).

Terlebih, menurut Audy, penarikan parkir di SPBU Jalan Jenderal Sudirman Km 3,5 dan Km 18 Sampit-Pangkalan Bun. Karena menurut Audy di SPBU tersebut selama ini pekerja lapangan tidak pernah melakukan penyetoran.

Sehingga kuat dugaan masuk ke kantong pribadi petugas di lapangan. Apalagi menurut Audy penarikan itu diatas tarif normal parkir yang seharusnya. Karena sebagaimana pengakuan para sopir mobil maupun truk untuk sekali masuk ke SPBU Jalan Jenderal Sudirman Km 18 meraka ditarik parkir sebesar Rp5.000-Rp10.000.

Ironisnya ini terjadi berbulan-bulan, oknum pemungut parkir tersebut terkesan tak takut, padahal mereka sudah tahu sejak lama Pemerintah Daerah Kabupaten Kotim sudah lama membentuk Tim Saber Pungli.

Beberapa bulan terakhir ini antrean di SPBU terus terjadi, kondisi itu dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, dengan menarik pungutan kepada para sopir. Bahkan kondisi ini menjadi keluhan, namun para sopir tidak bisa berbuat banyak karena jika tak membayar tidak diberikan kesempatan untuk mengisi BBM.(NACO/B-5)

BERITA POPULER

Pembakaran Sekolah

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top