Selasa, 24 Oktober 2017
 

 
Kotawaringin Timur
 

BAB Sembarangan

Wakil Bupati Prihatin Masih Banyak Masyarakat Kotim BAB di Sungai

 
 
Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri menyerahkan cindra mata kepada Direktur Penyehatan Lingkungan Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Imran Agus Nurali, Sabtu (12/8/2017).

Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri menyerahkan cindra mata kepada Direktur Penyehatan Lingkungan Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Imran Agus Nurali, Sabtu (12/8/2017).

Borneonews / Muhammad Hamim

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Taufiq Mukri mengatakan, saat ini masih banyaknya masyarakat yang buang air besar (BAB) ke sungai. Ini membuat pihaknya prihatin.

"Berbagai upaya kami lakukan untuk menggugah kesadaran masyarakat, seperti membangun toilet yang memenuhi ketentuan kesehatan serta menambah tempat pembuangan sampah," ujar Taufiq, Sabtu (12/8/2017).

Bahkan, saat ini pihaknya terus menyosialisaikan lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat. Di mana di antaranya yang disampaikan yaitu stop BAB sembarangan, cuci tangan pakai sabun, mengelola air minum dan makanan dengan baik, pengelolaan sampah rumah tangga dengan baik dan mengelola limbah cair rumah tangga dengan baik.

Hal itu disampaikan bukan tanpa sebab, karena berdasarkan data WHO, sanitasi di Indonesia merupakan terburuk kedua setelah India. Sehingga hanya sedikit lebih baik dibanding Kamboja dan Timor Leste.

"Sanitasi yang buruk bisa mempengaruhi perkembangan anak, salah satunya diindikasikan kekerdilan," terang Taufiq.

Hal tersebut disampaikan pada saat pihaknya melakukan sosialisasi yang dihadiri Bupati Kotim Supian Hadi, anggota Komisi IX DPR RI, Hang Ali Saputra Syahpahan, Direktur Penyehatan Lingkungan Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Imran Agus Nurali, Kepala Dinas Kesehatan Kotim Faisal Novendra Cahyanto, camat, lurah dan sejumlah kepala puskesmas. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

BERITA POPULER

Pembunuhan

Pembunuhan

Bunuh Diri

Pilkades Serentak 2017

Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Penganiayaan

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top