Selasa, 21 November 2017
 

 
 

Pariwisata

Masyarakat Harus Sadar Wisata

 
 
Sekretaris Komisi III DPRD Kotim Hero Harapanno Mandouw (kiri) bersama Ketua DAD Kalteng H Agustiar Sabran.

Sekretaris Komisi III DPRD Kotim Hero Harapanno Mandouw (kiri) bersama Ketua DAD Kalteng H Agustiar Sabran.

Borneonews / Naco

BORNEONEWS, Sampit - Sekretaris Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Hero Harapanno Mandouw menyebut pembangunan sektor wisata, selain fasilitas sarana dan prasarana juga harus dibentuk mental dan karakter masyarakatnya agar sadar wisata.

"Kita melihat itu yang harus dipersiapkan juga dan menurut kami diutamakan," kata Hero, Jumat (18/7/2017).

Menurut Hero kultur masyarakat memang belum siap jadi kota tujuan wisata, namun masih perlu dibentuk seiring juga dengan pembangunan sarana dan prasarananya

Menurutnya pembentukan kultur dimasyarakat bukan hal mudah. Pasalnya jika pemerintah sudah mencanangkan Kotim jadi kota tujuan wisata tentunya budaya luar dari para pengunjung itu akan masuk.

Disaat seperti itu masyarakat lokal juga harus diberikan pemahaman yang kompleks. Karena konsekuensinya daerah mencanangkan jadi kota wisata, tamu atau wisatawan yang datang ke Kotim harus dilayani maksimal karena tamu adalah raja.

"Kami mendukung Sampit jadi tujuan wisata. Apalagi melihat kondisi pendapatan daerah yang kian menipis untuk pembiayaan pembangunan daerah," kata Hero.

Salah satu sumber pendapatan yang bisa diunggulkan kedepannya yakni dari pariwisata, banyak daerah di Indonesia ini tidak punya SDA tapi punya wisata yang menarik bahkan tidak disangka hasilnya dari sektor pariwisata bisa membiayai pembangunan daerah. (NACO/B-5)

BERITA POPULER

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top