Kamis, 23 November 2017
 

 
 

Gelandang dan Pengemis

Jelang Idul Adha Pengemis Mulai Marak di Pangkalan Bun

 
 
Salah satu pengemis yang terpantau menjalankan aksinya di simpan empat Hastarini, Rabu (23/8/2017).

Salah satu pengemis yang terpantau menjalankan aksinya di simpan empat Hastarini, Rabu (23/8/2017).

Borneonews / Koko Sulistyo

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah, gelandangan dan pengemis mulai marak berkeliaran di Pangkalan Bun, ibu kota Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).


Selain menjadikan pusat perbelanjaan sebagai sasaran meminta-minta, pengemis ini juga terpantau menyusuri jalan-jalan protokol kota Pangkalan Bun seperti di Jalan Pangeran Antasari dan Jalan PRA Kusuma Yudha.

Modus teranyar mereka juga kerap terlihat menyambangi warga yang sedang antri di SPBU baik di Paku Negara maupum di Jalan Diponegoro.

Ulah para Gepeng ini sudah mengganggu kenyamanan warga karena para gepeng saat menjalankan aksinya terutama di pasar tidak memperdulikan kondisi pemilik toko yang sibuk melayani pembeli ataupun pengunjung yang sedang berbelanja.

Salah satunya, Effendi Ghazali, warga Karang Anyar ini mengungkapkan bagaimana aksi pengemis yang meminta uang saat ia sibuk memilah barang kebutuhan, saat itu ia dikejar waktu sementara pengemis tersebut tidak beranjak sebelum ia beri uang.

"Pengemis ini tidak mau pergi padahal saya mau cepat, setelah saya kasih baru pergi," kata Effendi kepada Borneonews, Rabu (23/8/2017).

Senada, Fitria, warga Kelurahan Baru mengaku kesal dengan ulah pengemis menurutnya ia mahfum kalau pengemis tersebut berusia lanjut, tapi ia melihat baik pengemis pria dan wanita masih kuat untuk bekerja apalagi diantara mereka ini saat beraksi mengemis terkesan memaksa.

Pantauan Borneonews, keberadaan pengemis terlihat di simpang empat Hastarini, Kelurahan Baru, Pasar Indra Kencana dan Indra Sari. (KOKO SULISTYO/B-5)

BERITA POPULER

Kecelakaan maut

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top