Selasa, 21 November 2017
 

 
 

Pekerja Seks

Ratusan PSK Dukuh Mola Disuluh TNI dari Kodim, Pangkalan Bun

 
 
Ratusan warga dilokasi prostitusi Dukuh Mola mendapatkan pencerahan dari Kodim 1014 Pangkalan Bun, Senin (29/8/2017)

Ratusan warga dilokasi prostitusi Dukuh Mola mendapatkan pencerahan dari Kodim 1014 Pangkalan Bun, Senin (29/8/2017)

Borneonews / Koko Sulistyo

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak 100 pekerja sek komersial (PSK) di lokasi prostitusi Dukuh Mola mendapatkan pencerahan tentang pencegahan dan dampak bahaya penyalagunaan narkoba, pencegahan bahaya kriminalitas terhadap kaum perempuan, perdagangan anak serta menanamkan rasa cinta tanah air dari Koramil 1014-01 Arut Selatan di RT 18, Dukuh Mola, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arsel, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin (29/8/2017).

Kegiatan yang dipimpin Danramil 01 Arut Selatan Kapten Inf Sumarna beserta 6 anggota dan Babinsa Pasir Panjang dihadiri oleh Dinas Sosial Kobar, Pemdes Pasir Panjang, Polres Kobar, Satpol PP, Puskesmas Arsel serta mahasiswa KKN Universitas Palangka Raya.

Di hadapan perwakilan dinas sosial, salah seorang warga Dukuh Mola mempertanyakan nasib mereka nantinya berkenaan dengan batas akhir program nasional Indonesia bebas prostitusi pada 2019. "Kalau bisa jangan ditutup ini berhubungan dengan nasib warga kedepannya," kata Sumadi.

Rencananya lokasi prostitusi Dukuh Mola akan dijadikan wira usaha dan pemukiman bagi masyarakat, pemerintah akan memberikan solusi terbaik agar para warga tidak merasa dirugikan.

"Yang bakal ditutup adalah prostitusinya sementara rumah dan bangunan tidak akan dibongkar, kita akan jadikan kawasan wira usaha," ujar salah satu staf Dinsos Kobar menjawab pertanyaan Sumadi.

Sementara itu Kapten Inf Sumarna menanggapi pertanyaan warga mengatakan bahwa nantinya dia akan menyampaikan apa yang menjadi tuntutan warga kepada Bupati Kotawaringin Barat melalui Komandan Kodim 1014 Pangkalan Bun Letkol Inf Wisnu Kurniawan.

"Kita akan teruskan apa yang ditanyakan oleh masyarakat kepada pemerintah daerah sebagai pengambil kebijakan melalui Dandim 1014/Pbn," katanya.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan sosialisasi bertemakan nasionalisme sebagai wujud kecintaan terhadap NKRI dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Bagimu Negeri. (KOKO SULISTYO/B-6)

BERITA POPULER

Korban Tenggelam

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top