Selasa, 21 November 2017
 

 
Palangka Raya
 

Rasionalisasi Anggaran

Komisi A Sebut Ada SOPD yang Tak Ingin Anggarannya Dirasionalisasi

 
 
Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Riduanto.

Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Riduanto.

Borneonews / Testi Priscilla

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Riduanto mengatakan bahwa rasionalisasi atau pemangkasan anggaran yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun 2017 ditentang beberapa pihak. Rasionalisasi ini seolah tidak diinginkan beberapa Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD).

"Ada. Ada beberapa SOPD yang tak ingin anggarannya dipangkas dengan berbagai alasan," ungkap Riduanto, Rabu (30/8/2017).

Menurut Riduanto, Pemko sendiri sebenarnya yang melakukan rasionalisasi tersebut dan ini hampir terjadi di semua dinas yang ada.

"Penolakan rasionalisasi ini memang dapat dimaklumi termasuk yang tidak berbenturan atau bermasalah di kemudian hari," tambahnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan bahwa dari SOPD yang tidak ingin dirasionalisasi anggarannya ada pula yang bermitra kerja dengan Komisi A.

"Mitra kerja komisi A juga ada, salah satunya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Alasannya, karena pekerjaan dan pelayanan mereka langsung bersentuhan dengan pelayanan publik dan itu dapat dimaklumi," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)

BERITA POPULER

Tewas Tenggelam

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top