Senin, 25 September 2017
 

 
Gunung Mas
 

Penerangan Jalan Umum

DPRD Perhatikan PJU di Kuala Kurun Sering Padam

 
 
PJU di wilayah Kota Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas.

PJU di wilayah Kota Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas.

Borneonews / Epra Sentosa


BORNEONEWS, Kuala Kurun - Anggota DPRD Gunung Mas (Gumas) Hery A Junas menyatakan, pihaknya memperhatikan secara serius terhadap kasus sering padamnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kuala Kurun ibu kota kabupaten Gumas.

"Saya minta supaya lampu penerangan jalan itu supaya segera dihidupkan. Karena sekarang seperti di jembatan mati, arah kemana-mana mati, banyak yang mati lampu penerangan jalan," ujar Hery, Senin (4/9/2017).

Padahal, lanjut pria yang akrab di sapa joe itu, masyarakat selalu membayar untuk PJU setiap kali mbayar listrik. Bahkan, untuk PJU nilainya 10 persen dari jumlah tagihan yang dibayar oleh masyarakat. Bila PJU tidak menyala, maka perlu dipertanyakan dana yang dibayarkan oleh masyarakat.

"Setiap bulan masyarakat membayar sepuluh persen. Seperti saya, membayar listrik Rp1 juta lebih tiap bulan. Bila dipotong 10 %, maka saya membayar Rp100 ribu untuk penerangan jalan umum," terang dia.

Meskipun demikian, lanjut Hery, dirinya tidak menyalahkan PLN. Mengingat PJU merupakan kewenangan pemerintah daerah dan dana PJU dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU). "Dinas PU harus proaktif melihat mana lampu jalan yang mati," ingatnya.

Diharapkan, supaya PJU yang ada di wilayah Kuala Kurun supaya dihidupkan. Hal itu supaya masyarakat yang berkendara pada malam hari nyaman melintas. (EPRA SENTOSA/B-5)

BERITA POPULER

Kecelakaan Lalu Lintas

Pembunuhan

Kunjungan Kerja

Kasus Pembunuhan

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

Pilkada Gunung Mas 2018

Korban Tenggelam

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top