Kamis, 21 September 2017
 

 
Kotawaringin Timur
 

APBD Perubahan 2017

Wakil Rakyat Minta Pergeseran Proyek Tetap di Satu Kawasan

 
 
Rapat pembahasan APBD perubahan 2017 antara Komisi IV DPRD dan jajaran Dinas PUPR Kabupaten Kotim.

Rapat pembahasan APBD perubahan 2017 antara Komisi IV DPRD dan jajaran Dinas PUPR Kabupaten Kotim.

Borneonews / Tim Borneonews

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Hary Rahmad Panca Setia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tidak menggeser anggaran untuk proyek yang lokasinya jauh dari perencanaan semula.

"Kalau ada pergeseran kegiatan di salah satu desa harus digeser kegiatan di desa itu juga. Jangan dipindah. Kalau dipindah masyarakat teriak nanti," kata Hary, Senin (11/9/2017).

Sedangkan anggota Komisi IV DPRD lainnya, M Shaleh, mengingatkan bahwa pergeseran anggaran harus melalui pertimbangan matang. Untuk itu, diperlukan adanya rapat pembahasan APBD perubahan 2017 seperti yang dilakukan hari ini.

"Jangan sampai proyek di Desa Bapanggang dipindah ke Pelangsian, hal semacam itu jangan sampai terjadi," kata Shaleh.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kotim Machmoer menyebut sepakat dengan masukan para anggota dewan. Ia juga menegaskan bahwa semua yang disampaikan dalam rapat masih sebatas usulan.

"Untuk kesepakatannya, harus melalui rapat ini, disepakati atau tidak. Namun yang kami tegaskan ini masih baru rencana," sebut Machmoer.

Dinas PUPR, sambungnya, dalam melaksanaan kegiatan tetap mengacu kepada aturan. "Kita tidak ingin juga melanggar aturan, kita sepakat kegiatan itu dilakukan sesuai prosedur karena itu yang kami inginkan," pungkas dia. (NACO/B-3)

BERITA POPULER

Pembunuhan

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top