Rabu, 22 November 2017
 

 
Barito Selatan
 

Diare

Selama Agustus, di Barito Selatan Terdapat 234 Kasus Diare

 
 
Djulita K Palar

Djulita K Palar

Borneonews / Uriutu

BORNEONEWS, Buntok – Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Barito Selatan (Barsel) Djulita K Palar nyatakan, kasus diare penyakit paling menonjol di bulan Agustus 2017, yakni sebanyak 234 penderita.

Menurut Djulita, ke-234 penderita diare itu berdasarkan data dari puskesmas di enam kecamatan. Dan kasus terbanyak di Puskesmas Dusun Selatan, sementara dari puskesmas lain tidak terlalu signifikan.

“Penderita diare ini meningkat dari Juli yang berjumlah 228 sedangkan Agustus bertambah menjadi 234. Jadi dari Juli-Agustus mengalami peningkatan 6 kasus,” kata Djulita, Senin (11/9/2017).
Sejauh ini upaya yang dilakukan pihaknya untuk menanggulangi yakni dengan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR).

Pihaknya juga meminta puskesmas melakukan respon tata laksana dalam menangani pasien penyakit diare. Selain itu, juga menyiapkan sejumlah logistik dalam menangani kasus penyakit diare yang mengalami peningkatan pada Agustus 2017.

Pihaknya mengimbau masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat serta mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. “Tak hanya itu, masyarakat juga wajib membersihkan lingkungannya masing-masing, serta meminum air yang telah dimasak terlebih dahulu,” ucap dia.

Ia meminta petugas puskesmas agar membuat laporan dan bila ada kasus agar segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Hal tersebut dilakukan agar penanganannya bisa lebih cepat sehingga kasus penyakit diare bisa ditanggulangi secara cepat. (URIUTU DJAPER/B-5)

BERITA POPULER

Tewas Tenggelam

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top