Jumat, 22 September 2017
 

 
Kotawaringin Timur
 

Pasar Modern

DPRD Desak Pemkab Kotim Perhatikan Pasar Modern

 
 
Ketua Komisi II DPRD Kotim, Rudianur

Ketua Komisi II DPRD Kotim, Rudianur

Borneonews / Naco

BORNEONEWS, Samit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur meminta kepada pemerintah daerah agar pasar tradisional wajib diperhatikan, termasuk memberikan anggaran melalui APBD 2018.

"Wajib pemerintah melakukan revilatlisasi pasar tradisional yang sudah lama tidak tersentuh pembangunan dari pemerintah," kata Rudianur, Selasa (12/9/2017).

Karena dari data yang ada di Komisi II menurut politisi Golkar ini pasar tradisional jarang mendapatkan sentuhan pembangunan, sehingga keberadaan pasar taradisional sulit berkembang.

Bahkan menurutnya ada pasar tradisional jika memasuki musim hujan berubah jadi kubangan lumpur, hal semacam ini harusnya jangan sampai terjadi.

"Minimal pasar tradisonal di kecamatan kondisi sudah baik semua, dan dinas terkait kami dorong untuk segera inventarisasi pasar tradisional dan pembangunannya harus diprioritaskan," katanya.

Selain itu juga mereka dari Komisi II mengingatkan kembali pemerintah untuk melakukan pemberdayaan dan revitalisasi kepada pasar tradisional karena jika tidak dilakukan maka akan jadi ancaman terhadap keberadaan pasar tradisional seiring munculnya pasar modern saat ini.

Pemberdayaan dan pembangunan pasar tradisional merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah kepada ekonomi kerakyatan. Karena menurutnya di sektor itu ribuan warga Kotim bergantung hidupnya.

Jadi menuruutnya apabila pemerinmtah tidak merealisasikannya maka selama ini keinginan meningkatakan ekonomi kerakyatan itu hanya sekadar janji saja. (NACO/B-6)

BERITA POPULER

Pembakaran Sekolah

Tenaga Kontrak

Pegawai Negeri Sipil

Tahun Baru Islam

Pilkades Serentak 2017

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top