Kamis, 21 September 2017
 

 
Kotawaringin Timur
 

Tenaga Kontrak

Sulit Menaikkan Gaji Tenaga Honor Pemkab Kotim

 
 
Komisi I DPRD Kotim melakukan pembahasan dengan mitra kerja mereka.

Komisi I DPRD Kotim melakukan pembahasan dengan mitra kerja mereka.

Borneonews / Naco

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Handoyo J Wibowo menyebutkan sulit bagi pemerintah menaikan gaji tenaga honor maupun kontrak di bawah Pemkab Kotim.

Pasalnya menurut politisi partai Demokrat ini kondisi keuangan daerah sangat tidak memungkinkan untuk membayar gaji mereka yang berjumlah ribuan orang tersebut.

Lanjut Handoyo, Kabupaten Kotim kebanyakan mengangkat tenaga kontrak, apabila dibanding kabupaten lain di Kalteng, di Kotim jumlahnya sangat fantastis.

"Kabupaten lain paling banyak 1.000 orang saja sementara kita jauh dari itu, sehingga untuk membayar gajih mereka dalam sebulan mencapai Rp7 miliar. Bayangkan saja nilai sebesar itu,‚ÄĚkata Handoyo, Selasa (12/9/2012)

Membengkaknya jumlah tenaga kontrak atau honor di Kotim memang sesuai kebutuhan, selama ini pengangkatan ASN mulai jarang dilakukan pemerintah pusat lantaran adanya moraturium.

"Sedangkan Kotim sangat memerlukan tenaga tersebut. Karena terkendala itu cara menyelesaiknya dengan pengangkatan tenaga honor daerah atau tenaga kontrak tersebut," tegas Handoyo.

Pengangkatan tenaga honor atau kontrak menurut Handoyo paling banyak itu di sektor pendidikan dan kesehatan kemudian di SOPD lainnya, penggajihan tenaga ini bersumber dari APBD Kotim yang dipostkan di setiap SOPD teknisnya. Di Kotim jumlah tenaga kontrak mencapai 3.000 orang.

"Dilematis sebenarnya, namun kita mau tidak mau melakukan pengangkatan ini, karena sesuai kebutuhan," tandas Handoyo. (NACO/B-5)

BERITA POPULER

Pembunuhan

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top