Jumat, 22 September 2017
 

 
 

Sabu

Janda Ini Jual Sayur Nyambi Edarkan Sabu

 
 
Erna Yusmita alias Erna terdakwa kasus sabu didampingi penasihat hukumnya Burhansyah.

Erna Yusmita alias Erna terdakwa kasus sabu didampingi penasihat hukumnya Burhansyah.

Borneonews / Naco

BORNEONEWS, Sampit - Sidang kasus narkotika jenis sabu dengan terdakwa Erna Yusmita alias Erna kembali digelar di Pengadilan Negeri Sampit, dalam sidang itu terungkap kalau terdakwa jual sayur nyambi jual barang haram tersebut.

"Keseharian saya jual sayur, karena sepi saya jual sabu, ada yang menawarkan lalu saya dapat barang," kata Erna dalam keterangannya, dengan hakim yang diketuai Muslim Setiawan dan JPU Kejari Kotim, Lady Lanni Terore, Selasa (12/9/2017).

Pengakuan warga Jalan Desmon Ali RT 40 RW 7, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim diamankan petugas kepolisian di kediamannya pada 14 Mei 2017 sekitar pukul 17.00 wib

Saat itu terdakwa tengah rebahan di kamar, datang polisi menciduknya saat digeledah ditemukan 13 plastik kecil sabu yang disimpan di dalam saku jaket yang digantung di kamar,

Ia membeli satu bungkus sabu, kemudian ia bagi menjadi 13 paket. 13 paket sabu itu dibagi dengan berbagai harga, di mana 5 paket seharga Rp50 ribu, 5 paket seharga Rp100 ribu dan 3 paket seharga Rp150 ribu.

Pengakuan janda itu, hasil jual sabu selain untuk memenuhi biaya hidup juga digunakan untuk membiayai sekolah anaknya. Pasalnya ia menjadi tulang punggung keluarga pasca ditinggal suamianya.

"Namun kini anak saya yang membiayai kehidupannya mantan suami saya," pungkas perempuan yang pekan mendatang tunggu tuntutan jaksa. (NACO/B-5)

BERITA POPULER

Pembakaran Sekolah

Tenaga Kontrak

Pegawai Negeri Sipil

Tahun Baru Islam

Pilkades Serentak 2017

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top